KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberikan pesan unik kepada kontingen Gerakan Pramuka nan bakal mewakili wilayah pada Jambore Nasional 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Para peserta diminta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga nama baik serta membawa gambaran positif Kabupaten Sumenep di tingkat nasional.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat melepas keberangkatan kontingen Pramuka di laman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (4/8/2026). Suasana pelepasan berjalan penuh semangat dengan angan para peserta bisa menjadi duta wilayah nan membanggakan.
Dalam sambutannya, KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa jambore nasional bukan sekadar arena berkumpulnya personil Pramuka dari seluruh Indonesia, melainkan momentum krusial untuk membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi nan disiplin, mandiri, berintegritas, dan mempunyai jiwa kepemimpinan.
“Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Adik-adik membawa identitas Kabupaten Sumenep. Karena itu, tunjukkan sikap nan santun, disiplin, serta patuhi seluruh patokan selama mengikuti jambore nasional,” ujar KH. Imam Hasyim.
Dia menegaskan, setiap personil kontingen merupakan representasi Kabupaten Sumenep. Karena itu, perilaku, etika, dan kedisiplinan selama mengikuti aktivitas bakal menjadi gambaran wajah wilayah di hadapan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Selain menjaga nama baik daerah, para peserta juga didorong memanfaatkan kambore nasional sebagai wadah memperluas wawasan, membangun jejaring persahabatan, sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan tanah kelahiran.
“Pengalaman nan diperoleh selama Jambore Nasional bakal menjadi bekal berbobot untuk mengembangkan keahlian diri sekaligus meningkatkan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sumenep pada masa mendatang,” katanya.
KH. Imam Hasyim juga mengingatkan agar seluruh personil kontingen senantiasa mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam setiap aktivitas selama berada di Buperta Cibubur. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda nan tangguh, bertanggung jawab, dan siap menghadapi beragam tantangan.
Pada kesempatan itu, Kiai Imam turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, dan pendamping nan telah membimbing para peserta hingga bisa mewakili Kabupaten Sumenep di arena nasional. Menurutnya, keberhasilan sebuah kontingen tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan nan panjang, konsisten, dan penuh dedikasi.
Pemkab Sumenep, lanjutnya, bakal terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia nan berkualitas, berkarakter, serta mempunyai daya saing.
Menutup sambutannya, KH. Imam Hasyim secara resmi melepas keberangkatan kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep menuju Jambore Nasional 2026.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep menuju Jambore Nasional secara resmi saya lepas. Semoga kembali ke Sumenep dengan membawa pengalaman, prestasi, dan kebanggaan bagi daerah,” pungkasnya. (ara/waw)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·