Pelepasan JJS Karyawan PT BPRS Bhakti Sumekar oleh Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim didampingi Direktur dan jejeran direksi
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Soliditas Karyawan
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan seremoni. PT BPRS Bhakti Sumekar menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat kekompakan internal melalui jalan sehat dan lomba memasak dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan nan digelar di Kantor BPRS Bhakti Sumekar Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026), itu diikuti sekitar 360 tenaga kerja dan karyawati. Jajaran pimpinan, kepala divisi, kepala cabang, kepala instansi wilayah hingga tenaga kerja turut ambil bagian dalam aktivitas tersebut.
Tidak hanya melibatkan pegawai nan berada di wilayah daratan Sumenep, aktivitas juga diikuti secara daring oleh sejumlah instansi bagian di wilayah kepulauan. Di antaranya Kantor Cabang Gayam nan mencakup wilayah Sepudi, serta instansi bagian di Raas, Arjasa, Sapeken, dan Masalembu.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk menerjemahkan semangat perjuangan dalam kehidupan perusahaan.
Menurut dia, kemerdekaan nan diperoleh bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan bersama. Nilai tersebut, kata Hairil, relevan untuk diterapkan dalam membangun perusahaan.
“Semangat kemerdekaan ini terus memupuk semangat kita, tenaga kerja BPRS Bhakti Sumekar, untuk terus meneruskan perjuangan cita-cita bangsa,” ujar Hairil Fajar.
Ia menegaskan, keberhasilan perusahaan tidak mungkin dibangun secara individual. Dibutuhkan persatuan, pengorbanan, serta kerjasama seluruh unsur di dalam perusahaan.
“Keberhasilan itu tidak diraih sendiri. Kemerdekaan itu diraih secara bersama-sama, dengan persatuan, pengorbanan, dan tentunya juga semangat kemerdekaan,” katanya.
Hairil juga membujuk seluruh tenaga kerja menjadikan BPRS Bhakti Sumekar bukan sekadar tempat bekerja, tetapi sebagai rumah berbareng nan perlu dijaga, dirawat, dan dikembangkan.
Menurutnya, rasa mempunyai terhadap perusahaan bakal mendorong setiap tenaga kerja untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Kita kudu mencintai rumah kedua kita, BPRS Bhakti Sumekar, dan kudu kita pelihara,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan seluruh insan BPRS Bhakti Sumekar agar tidak bekerja secara sendiri-sendiri. Kekompakan dan semangat kolektif dinilai menjadi modal krusial untuk menghadapi tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan perusahaan.
“Bersama kita bisa, antusias kita bakal hebat,” tegasnya.
Rangkaian jalan sehat dan lomba memasak tersebut sekaligus menjadi ruang bagi tenaga kerja untuk membangun hubungan di luar rutinitas pekerjaan. Keterlibatan instansi bagian di wilayah kepulauan melalui sambungan daring juga memperluas makna kebersamaan, sehingga peringatan kemerdekaan tidak hanya terpusat di instansi pusat.
BPRS Bhakti Sumekar berambisi semangat nan dibangun melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat bersambung dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kebersamaan, solidaritas, dan rasa mempunyai terhadap perusahaan diharapkan menjadi daya berbareng untuk meningkatkan keahlian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan demikian, peringatan kemerdekaan tidak berakhir pada aktivitas seremonial, tetapi diterjemahkan menjadi semangat kolektif untuk menjaga dan mengembangkan BPRS Bhakti Sumekar sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·