Pelantikan Kepala Sekolah Digelar Malam Hari, Sekda Bangkalan: Murni Terkendala Waktu

3 jam yang lalu 2

KABAR MADURA | Pelantikan kepala sekolah di Bangkalan nan digelar pada malam hari menuai kritikan dari beragam kalangan. Pelantikan nan berjalan pada Senin malam (31/8/2026) itu dinilai dilatarbelakangi kepentingan maupun tendensi tertentu.

Namun dugaan itu ditepis langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, Kamis (3/9/2026). Menurutnya, pelantikan itu dilakukan pada malam hari lantaran menyesuaikan dengan agenda Bupati Bangkalan nan cukup padat.

Berdasarkan info nan ada, sebanyak 89 kepala sekolah dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) telah dilantik.

Ismet menegaskan, proses pelantikan dipercepat agar kekosongan kedudukan kepala sekolah nan cukup besar dapat segera terisi. Namun, dalam proses itu terdapat dua orang nan memilih mengundurkan diri lantaran tidak bersedia dilantik.

“Ada 89 nan sudah dilantik terus dua mengundurkan diri, tidak mau dilantik,” ujarnya, Kamis (4/9/2026).

Ismet juga menjelaskan, proses pelantikan dan pengisian kedudukan kepala sekolah kudu memenuhi sejumlah persyaratan serta ketentuan nan berlaku, termasuk persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Menurutnya, kekosongan kepala sekolah nan mencapai 180 sekolah menjadi salah satu argumen utama pelantikan perlu segera dilakukan.

“Kalau menunggu nan lain lama, sedangkan kekosongan kedudukan mencapai 180 jadi sisa nan belum dilantik kelak menyusul,” tegasnya.

Selain persoalan persyaratan, Ismet mengungkapkan bahwa setiap calon kepala sekolah juga kudu menginput dan mengunggah sendiri arsip administratif nan dipersyaratkan.

Hal itu membikin proses pemenuhan manajemen memerlukan waktu. Sebab itu, kata Ismet, dirinya diminta Bupati Bangkalan untuk mempercepat proses pelantikan agar kepemimpinan di sekolah nan kosong dapat segera terisi.

“Jadi masing-masing nan mau dilantik ini mengunggah sendiri berkas nan dipersyaratkan, sedangkan Pak Bupati menunggu tidak kunjung selesai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ismet menambahkan, pelantikan nan digelar pada malam hari semata-mata dilakukan lantaran keterbatasan waktu. Sementara kepala sekolah nan belum dilantik bakal mengikuti agenda pelantikan berikutnya.

“Dari 180 nan kosong dan 89 nan dilantik, lebih banyak nan belum, jadi pelantikan malam hari murni lantaran tekanan waktu dan permintaan masyarakat agar kedudukan nan kosong segera di isi,” pungkasnya. (fik/zul)

Selengkapnya