KABAR MADURA | Perjalanan pekerjaan setiap perseorangan selalu diwarnai dengan dinamika dan tantangan tersendiri. Hal itu pula nan dialami oleh Rahmat Riky Darmawan, laki-laki nan berkawan disapa Riky, lulusan Program Studi Teknik Industri Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura. Kini, dia dipercaya menjabat sebagai Leader Produksi di PT. Weha Agro Sejahtera, perusahaan manufaktur pupuk NPK skala nasional.
Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, konsistensi, dan semangat belajar nan tinggi bisa membuka pintu menuju bumi ahli nan kompetitif.
Selama menempuh pendidikan di Teknik Industri UNIBA Madura, Riky tidak hanya menguasai teori, tetapi juga membekali diri dengan beragam pengetahuan terapan. Mulai dari sistem produksi, manajemen operasional, pengendalian kualitas, ergonomi, hingga pemeliharaan mesin dia pelajari dengan serius.
Pengetahuan tersebut semakin matang setelah dia menjalani pengalaman magang di KSOP Kelas IV Kalianget. Di tempat itu, dia belajar tentang disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan kerjasama dalam lingkungan kerja nan nyata.
Riky sukses menyelesaikan studi Sarjana Teknik Industri dalam waktu 3,5 tahun dan resmi lulus pada tahun 2025. Setelah itu, dia mengikuti proses rekrutmen di PT. Weha Agro Sejahtera perusahaan nan juga dikenal sebagai sponsor utama klub sepak bola Liga 1, Madura United FC. Dengan kompetensi nan dimiliki serta tekad untuk terus berkembang, Riky sukses melewati seluruh tahapan seleksi dan akhirnya diterima bekerja.
Dalam perjalanan kariernya di perusahaan tersebut, Riky kemudian mendapat kepercayaan untuk memangku kedudukan sebagai Leader Produksi. Tugas utamanya meliputi pengoordinasian jalannya proses produksi, memastikan sasaran produksi tercapai, menjaga standar kualitas produk, serta mendorong budaya perbaikan berkepanjangan alias continuous improvement di lingkungan kerja.
Bagi Riky, kedudukan nan diamanahkan kepadanya bukanlah titik akhir perjuangan. Ia justru memandangnya sebagai langkah awal untuk terus berkembang dan memberi kontribusi nan lebih luas bagi sektor industri Tanah Air.
“Saya percaya bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Selama kita mau belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah, setiap proses bakal membawa kita menuju kesempatan nan lebih baik,” ujar Riky, Selasa (4/8/2026).
Melalui perjalanan hidupnya, dia berambisi dapat menginspirasi mahasiswa dan generasi muda, khususnya putra-putri Madura, agar berani bermimpi, terus meningkatkan kompetensi diri, dan percaya bahwa upaya nan konsisten bakal membuahkan hasil nan membanggakan.
Di akhir perbincangan, Riky juga menyampaikan pesan unik bagi para pelajar nan tetap ragu dalam menentukan bidang kuliah. Menurutnya, Teknik Industri bukanlah pilihan nan keliru.
Sebaliknya, lanjutnya, bidang ini menawarkan kesempatan pekerjaan nan sangat luas lantaran dibutuhkan di beragam sektor, seperti manufaktur, logistik, jasa, hingga manajemen operasional.
“Jangan pernah ragu memilih Teknik Industri. Selama kita mau belajar dan terus mengembangkan kemampuan, bidang ini bisa membuka banyak kesempatan untuk berkembang dan berkarier. Buktikan bahwa lulusan Teknik Industri bisa bersaing, memimpin, dan memberikan kontribusi nyata bagi bumi industri,” tutup Riky. (km97/ong)

22 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·