Akses Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Lewati Jambringin, Pemdes Siap Dukung Pelebaran Jalan

57 menit yang lalu 1
KM/IST | BUKA JALAN: Akses Sekolah Rakyat nan bakal dibangun di Desa Campor direncanakan melewati Desa Jambringin lantaran kondisi jalannya lebih lebar.

KABAR MADURA | Akses utama menuju letak pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan, direncanakan melalui Desa Jambringin. Pemerintah Desa Jambringin menyatakan siap mendukung andaikan pembangunan tersebut memerlukan pelebaran jalan untuk memperlancar akses menuju sekolah.

Kepala Desa Jambringin, Nurul, mengatakan pemilihan jalur melalui desanya mempertimbangkan kondisi jalan nan lebih lebar. Sementara akses melalui Desa Campor dinilai lebih terbatas lantaran terdapat banyak permukiman di sisi kanan dan kiri jalan.

“Kalau untuk akses masuknya memilih Desa Jambringin, meskipun tanahnya tetap Desa Campor. Karena jalannya lebih lebar dibandingkan di Desa Campor nan kanan kirinya banyak rumah,” ujar Nurul, Kamis (3/9/2026).

Menurut Nurul, sejauh ini belum terdapat hambatan berfaedah mengenai rencana penggunaan jalan di Desa Jambringin sebagai akses menuju Sekolah Rakyat.

Pemerintah desa juga menyatakan siap memberikan support andaikan nantinya diperlukan pelebaran jalan untuk menunjang mobilitas menuju letak pembangunan.

“Untuk hambatan sementara tidak ada. Pelebaran jalan insyaallah kami mendukung semua. Desa Jambringin hanya menyediakan, membantu dan mendukung,” katanya.

Nurul berambisi keberadaan Sekolah Rakyat turut memberikan akibat terhadap peningkatan prasarana di sekitar wilayahnya. Akses jalan nan semakin memadai dinilai bakal memberikan faedah tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga masyarakat nan setiap hari menggunakan jalur tersebut.

“Dampaknya positif, lebih bagus, lebih nyaman, banyak positifnya,” ujarnya.

Berdasarkan info nan diterima Nurul dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Sekolah Rakyat tersebut direncanakan dibangun di atas lahan sekitar lima hektare. Bangunannya disebut bakal mencapai empat lantai dengan kapabilitas sekitar 2.000 siswa.

Salah seorang penduduk Desa Jambringin, Imam, juga menyebut kondisi jalan nan lebih lebar menjadi argumen jalur di desanya dipilih sebagai akses menuju Sekolah Rakyat.

“Alasannya lantaran jalannya lebih lebar,” kata Imam.

Dia berambisi rencana pembangunan hingga penyiapan akses Sekolah Rakyat melangkah lancar sehingga faedah pembangunan tersebut juga dapat dirasakan masyarakat sekitar.

“Semoga mudah-mudahan lancar-lancar saja ngurusnya, masyarakat juga enak,” pungkasnya. (Aminatus Zahroh/Moh. Abdullah Taufiqi/waw)

Selengkapnya