Kejari Geledah Bagian Perekonomian dan BPBJ Setdakab Pamekasan, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan

1 jam yang lalu 3

KABAR MADURA | Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan terus mendalami dugaan penyimpangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Setelah menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Selasa (4/8/2026), sekarang Bagian Perekonomian hingga Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pamekasan juga menjadi sasaran.

Kepala Kejari Pamekasan, Anton Arifullah, membenarkan adanya tim interogator nan diterjunkan untuk melakukan penggeledahan.

“Satu tim saja (yang diterjunkan),” kata Anton saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

Tim tersebut merupakan campuran dari Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dan Seksi Intelijen (Intel) Kejari Pamekasan. Berdasarkan pantauan di lokasi, interogator mulai memasuki Kantor Bagian Perekonomian Setda Pamekasan sekitar pukul 11.00 WIB.

Madura FM

Dalam penggeledahan itu, tim interogator membawa satu boks nan berisi sejumlah arsip nan diduga berangkaian dengan proses investigasi perkara.

Secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Pamekasan, Agus, menjelaskan, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian investigasi dugaan penyimpangan proyek pekerjaan jalan.

“Iya, rentetan perkara jalan, kelak juga ada klarifikasi,” ujar Agus.

Dia menegaskan, investigasi tidak hanya berakhir di Bagian Perekonomian. Kejari Pamekasan juga  menelusuri arsip dan proses nan berangkaian dengan pengadaan peralatan dan jasa.

Hingga buletin ini diterbitkan, Kejari Pamekasan belum mengungkap secara rinci proyek jalan nan menjadi objek investigasi maupun pihak-pihak nan telah dimintai keterangan. Namun, pengembangan perkara nan sekarang merambah ke BPBJ mengindikasikan interogator tengah menelusuri proses lelang dan pengadaan dalam proyek tersebut. (fit/rul)

Selengkapnya