Hadir di Pamekasan, Anggota DPR RI Eric Hermawan Tekankan Efisiensi dan Evaluasi Keuangan Desa di Tengah Tantangan Ekonomi

1 jam yang lalu 2

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Dapil XI Madura usai menjadi pembicara dalam workshop di Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan

PAMEKASAN —  limadetik.com, Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan menghadiri sekaligus menjadi narasumber utama dalam aktivitas Workshop Evaluasi dan Pengelolaan Keuangan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan, Senin (11/8/2026).

Kegiatan nan berjalan di Pendopo Ronggo Sukowati ini diikuti oleh ratusan kepala desa dari seluruh wilayah Pamekasan, dengan tujuan agar tata kelola finansial desa berbobot dalam rangka peningkatan kemandirian desa nan berkepanjangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Usai acara, kepada sejumlah wartawan, Fraksi  Partai Golkar Dapil XI Madura ini menyoroti beragam dinamika ekonomi nasional nan berakibat hingga ke tingkat desa. Menurutnya, tata kelola finansial desa saat ini dituntut lebih efisien dan terarah di tengah penyesuaian beragam kebijakan fiskal dan program pembangunan nasional.

​”Kondisi perekonomian nasional saat ini memang menghadapi tantangan berat, termasuk akibat dari penyesuaian nilai BBM serta pengalihan efisiensi anggaran. Oleh lantaran itu, Presiden terus menavigasi agar program-program strategis prioritas nasional tetap melangkah optimal dan betul-betul menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa,” ujar Eric.

​Ia menerangkan bahwa program-program strategis nasional—seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta beragam support sosial dan pembangunan berbasis komunitas—sedang terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin matang dan tepat sasaran.

​Menjawab pertanyaan awak media mengenai potensi hambatan alias penurunan  anggaran biaya desa, Eric menegaskan pentingnya proses pertimbangan secara berkala dari pemerintah pusat dan daerah. Evaluasi tersebut bukan untuk menghambat, melainkan untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan biaya desa.

Eric juga meminta para Kades bersabar dengan kondisi fiskal nan difokuskan pada program prioritas nasional. Menurutnya, kondisi tersebut nantinya bakal kembali normal setelah pertimbangan menyeluruh dilakukan pemerintah pusat.

​”Pemerintah senantiasa melakukan pertimbangan menyeluruh. Program-program prioritas ini difokuskan agar memberi akibat langsung bagi kesejahteraan penduduk desa. Harapannya, para kepala desa dapat terus bersinergi, menjaga transparansi, serta memastikan seluruh potensi desa dapat dioptimalkan demi kemajuan masyarakat Pamekasan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, tahun ini DD nan berasal dari APBN untuk kabupaten Pamekasan mengalami pemangkasan hingga 68,59% dari 191 miliar rupiah jadi 60 miliar rupiah.

​Workshop tersebut juga turut dihadiri langsung oleh bupati  Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wabup Sukriyanto jejeran pejabat Pemkab Pamekasan, perwakilan BPKP, serta lembaga mengenai lainnya dalam rangka mengawal tata kelola finansial desa nan akuntabel dan berkelanjutan.

Penulis : Arif

Editor : Wahyu

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya