KABAR MADURA | Potensi kenaikan nilai pangan dan keterbatasan pasokan beras menjadi ancaman nan nyata bagi masyarakat nan kurang mampu, khususnya menjelang pertengahan tahun.
Kebutuhan pangan harian di masyarakat berisiko terganggu andaikan pengedaran support tidak tepat waktu di tengah tingginya perubahan nilai kebutuhan pokok di pasaran, perihal itu sebagaimana nan disampaikan oleh Pemimpin Cabang Bulog Pamekasan, Ahmad Rofii, Selasa (28/7/2026).
Rofi mengatakan kerawanan pangan tersebut berpotensi menguat lantaran kebanyakan petani di Pamekasan saat ini telah mengalihkan lahan pertaniannya dari padi ke tembakau seiring masuknya musim kemarau.
“Minimnya pasokan gabah lokal pasca panen raya awal tahun memicu ketergantungan masyarakat pada pasokan beras luar daerah, sehingga penyaluran support pangan dari pemerintah menjadi tumpuan utama,” ungkapnya, Selasa (28/7/2026).
Menanggapi persoalan tersebut, Rofii memastikan bahwa program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) alokasi sebelumnya telah tuntas disalurkan secara menyeluruh. Ia mengonfirmasi bahwa seluruh alokasi support berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter setiap penerima telah tersalurkan 100 persen.
“Alhamdulillah sudah selesai tersalurkan di akhir Juni kemarin, sudah 100 persen,” jelasnya.
Berdasarkan info Bulog, support tersebut telah diterima oleh 152.923 family penerima faedah (KPM) nan tersebar di 13 kecamatan se-Pamekasan.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Bulog Pamekasan sekarang tengah mempersiapkan penyaluran support pangan tahap berikutnya untuk 3 alokasi nan direncanakan mulai bergulir pada Agustus mendatang. Namun, pihaknya tetap menunggu verifikasi info resmi dari pemerintah pusat agar mencegah terjadinya hambatan dalam penyaluran.
“Untuk selanjutnya ada 3 alokasi, rencana bakal disalurkan di bulan Agustus. Kami tetap menunggu info dan surat dari Badan Pangan Nasional Bapanas, takut ada perubahan alias penambahan data. Untuk hambatan alhamdulillah tidak ada,” pungkasnya. (fit/waw)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·