BANGKALAN, koranmadura.com – Gaji enam perangkat desa nan mengundurkan diri dari jabatannya di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, hingga sekarang belum dibayarkan.
Salah seorang perangkat desa, Syamsul, mengatakan gajinya hingga saat ini belum dibayarkan, padahal dirinya telah mengundurkan diri sebagai perangkat desa sejak pertengahan Juli 2026.
“Sampai saat ini kewenangan kami belum dibayar, padahal tujuh bulan belum dibayar,” katanya, Kamis 13 Aguatus 2026.
Tidak hanya itu, pasca-pengunduran diri enam perangkat desa tersebut, kepala desa disebut telah menggantinya dengan orang-orang terdekatnya. Sehingga, pelayanan pemerintahan desa tetap tetap berjalan.
“Sekarang sepertinya sudah diganti, tapi saya tidak tahu detailnya,” terangnya.
Menurut Syamsul, sebelumnya sempat ada pembicaraan dengan kepala desa bahwa gajinya tetap bakal dibayarkan. Namun, untuk sementara, pembayaran tersebut tetap dicarikan melalui sumber biaya lain.
“Masih dijanjikan, katanya mau dicarikan talangan, kami minta bisa segera terealisasi lantaran itu kewenangan kami,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

6 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·