PAMEKASAN, koranmadura.com – Ruas Jalan Diponegoro, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, disisir petugas sebagai letak pemetaan troublespot alias titik rawan gangguan serta kepadatan arus lampau lintas.
Langkah pemetaan dan kajian teknis tersebut dilancarkan oleh jejeran Satlantas Polres Pamekasan berbareng Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim mulai pukul 08.00 WIB pada Kamis, 3 September 2026 hari ini.
Kegiatan ini difokuskan untuk membedah titik-titik krusial nan kerap memicu penumpukan kendaraan. Evaluasi komprehensif ini diharapkan bisa menunjang terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di area perkotaan Pamekasan.
Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menyampaikan bahwa langkah pemetaan ini merupakan hasil komitmen berbareng antarinstansi pemangku kepentingan.
“Ini merupakan sinergi lintas sektoral untuk mengevaluasi kondisi lampau lintas di lapangan,” kata Ipda Yoni Evan Pratama, Kamis, 3 September 2026.
Tim Gabungan Ditlantas Polda Jatim dipimpin oleh AKP Darsono berbareng jejeran personelnya, didampingi langsung oleh Kasat Lantas Polres Pamekasan, KBO Lantas, Kanit Gakkum, serta Kanit Kamsel.
Selain abdi negara kepolisian, agenda peninjauan lapangan ini turut menggaet perwakilan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan serta jejeran PT Jasa Raharja Pamekasan.
Selama peninjauan di sepanjang Jalan Diponegoro, tim mengevaluasi efektivitas rekayasa lampau lintas, kelaikan sarana dan prasarana (sarpras) jalan, hingga mendata beragam variabel halangan samping nan memicu kemacetan.
Seluruh info survei dan pemetaan troublespot tersebut nantinya bakal dirumuskan menjadi lembar rekomendasi teknis guna menentukan langkah intervensi penanganan arus lampau lintas nan diprioritaskan di area tersebut. (Sudur/Fine)

5 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·