Tim Pemkab Pamekasan saat survei lahan untuk pembangunan SR permanen beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA).
PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Pamekasan terus berproses. Setelah beberapa letak sempat masuk dalam pembahasan, sekarang Pemkab Pamekasan mengerucutkan pilihan pada lahan di Desa Campor, Kecamatan Proppo.
Namun, hasil survei letak tersebut belum dinyatakan final. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI tetap memberikan sejumlah catatan nan kudu dipenuhi sebelum letak tersebut disetujui.
Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Pamekasan, Lukman Hakim, mengatakan survei lapangan telah dilakukan oleh tim Kementerian PUPR RI berbareng tim dari Pemkab Pamekasan. Meski demikian, hasil survei tetap dalam tahap pertimbangan lantaran terdapat beberapa persyaratan nan kudu dipenuhi.
“Masih ada catatan mengenai ekspansi akses masuk letak minimal lebarnya itu 6 meter,” ungkapnya.
Lukman menjelaskan, luas lahan nan disiapkan berkisar antara lima hingga enam hektare. Lahan tersebut merupakan milik perorangan nan nantinya direncanakan bakal dibeli oleh Pemkab Pamekasan.
Menurut dia, lahan nan digunakan untuk pembangunan akomodasi pemerintah kudu menjadi aset pemerintah. Karena itu, proses pembebasan lahan bakal dilakukan sesuai sistem nan berlaku.
Terkait nilai pembelian lahan, Lukman belum bersedia membeberkan nominalnya. Penentuan harga, kata dia, bakal dilakukan oleh lembaga independen nan mempunyai kewenangan melakukan penilaian.
“Nominalnya tetap belum, nantinya bakal ada lembaga independen nan bakal menilai sesuai ketentuan nan berlaku,” ujarnya.
Lukman berambisi letak di Desa Campor menjadi pilihan terakhir nan langsung mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Dengan begitu, pembangunan SR permanen dapat segera dimulai sehingga seluruh akomodasi pendidikan bisa dinikmati para siswa.
Sementara itu, Kepala SRMP 29 Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti, menyampaikan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penentuan letak kepada Pemkab Pamekasan. Ia berambisi proses tersebut segera rampung agar pembangunan sekolah permanen dapat segera direalisasikan.
“Dengan itu anak-anak kami nan dititipkan ke SR permanen Sampang nantinya bakal segera di mutasi ke SR Permanen Pamekasan,” tandasnya. (enk/nda)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·