KABAR MADURA | Pelaksanaan penyerapan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Pamekasan tahun 2026 hingga 30 Juni telah tercatat baru mencapai 36 persen alias sekitar Rp21 miliar dari total alokasi perencanaan sebesar Rp59,4 miliar.
Capaian tersebut diakui tetap berada di bawah sasaran pertengahan tahun nan semestinya menyentuh nomor 50 persen.
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan, Sripuji Harijani, mengungkapkan bahwa belum optimalnya serapan hingga pertengahan tahun tersebut disebabkan oleh beberapa aspek teknis dan administratif.
“Sampai dengan 30 Juni, penyerapan DBHCHT kita tetap 36 persen, memang tetap di bawah sasaran nan semestinya 50 persen pada bulan Juni. Hal ini disebabkan oleh beberapa perubahan program, banyaknya aktivitas di bulan Agustus, serta adanya rotasi dan mutasi pejabat nan memerlukan penyesuaian administrasi,” ungkapnya Rabu (12/8/2026).
Dia juga menjelaskan bahwa komparasi anggaran di setiap OPD merujuk pada patokan ketat, dan penyerapan anggaran per pertengahan tahun tetap tergolong rendah, pihaknya targetkan seluruh anggaran DBHCHT 2026 dapat terserap 100 persen sebelum akhir tahun anggaran.
Untuk mendorong percepatan, dia katakan bahwa secara rutin bakal melakukan pemantauan dan pertimbangan berkala berbareng tim lintas sektor, termasuk unsur pengawasan dan Inspektorat.
“Setiap bulan kami mengadakan rapat pertimbangan realisasi bentuk dan finansial untuk memantau penyerapan di masing masing OPD. Kami optimis hingga akhir tahun kelak seluruh anggaran dapat terserap dengan baik tanpa hambatan di lapangan,” tambahnya.
Sripuji juga mengimbau kepada seluruh OPD penanggung jawab DBHCHT agar menjalankan program kerja secara transparan dan berpatokan teguh pada regulasi.
“Kami berambisi OPD penerima biaya DBHCHT dapat menjalankan perencanaan hingga penganggaran sesuai dengan peraturan nan bertindak dan menjadikannya pedoman utama, agar penyerapan melangkah efektif dan tidak timbul masalah di kemudian hari,” tutupnya. (fit/waw)

18 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·