KABAR MADURA | Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong para pelaku upaya di sektor perikanan membentuk koperasi agar lebih mudah memperoleh pendampingan serta beragam akomodasi dari pemerintah. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri agenda silaturahmi dengan pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan ustadz nan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Selasa (22/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Ferry menilai tetap banyak pelaku upaya nan menjalankan usahanya secara individu. Kondisi tersebut membikin pemerintah tidak leluasa memberikan intervensi program maupun beragam corak support nan dibutuhkan.
Menurutnya, keberadaan koperasi di sentra-sentra usaha, termasuk area pesisir, bakal mempermudah pemerintah menyalurkan bantuan, mulai dari pembiayaan dokumen, pelatihan, hingga fasilitasi pengembangan usaha.
“Jika sudah dibentuk koperasi, kami lebih mudah memberikan intervensi, mulai dari support biaya dokumen, training hingga beragam corak fasilitasi lainnya. Karena mereka sudah punya akses,” jelasnya.
Ferry juga menyinggung persoalan nan kerap dihadapi nelayan, ialah keterbatasan akses terhadap solar bersubsidi. Menurutnya, persoalan tersebut dapat diatasi melalui pendirian SPBU Nelayan (SPBUN) nan dikelola secara kolektif oleh koperasi.
Dia menjelaskan, proses perizinan pendirian SPBUN sekarang jauh lebih sederhana lantaran cukup melalui Pertamina. Sebab itu, dia membujuk koperasi nan telah terbentuk untuk segera mengusulkan usulan melalui pemerintah daerah.
“Perizinannya sekarang cukup melalui Pertamina. Silakan mendirikan SPBU solar untuk nelayan. Kalau koperasinya sudah terbentuk, kirimkan usulannya melalui bupati, kelak bupati kirim ke saya dan bakal saya bantu percepat proses izinnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyatakan kesiapan pemerintah wilayah untuk mendukung penuh koperasi nan mau mendirikan SPBU Nelayan.
Menurutnya, tetap banyak masyarakat nan menganggap proses pendirian SPBU Nelayan rumit. Padahal, sistem nan bertindak saat ini jauh lebih sederhana dibanding sebelumnya.
“Sebenarnya tidak sulit. Cukup mengurus ke Pertamina. Kalau memerlukan surat pengantar dari bupati alias manajemen lainnya, saya siap menerbitkannya,” tegas Bupati Kholilurrahman. (nur/zul)

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·