KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar aktivitas silaturahmi berbareng Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri ulama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta perwakilan perbankan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pengembangan koperasi di daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, menegaskan bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Jawa Timur ke-79 nan dipusatkan di Pamekasan tidak boleh berakhir sebatas aktivitas seremonial. Momentum tersebut kudu menjadi titik awal untuk menjalankan beragam tahapan pengembangan koperasi secara berkelanjutan.
Mantan personil DPR RI itu juga menyampaikan komitmen pemerintah wilayah untuk memfasilitasi koperasi nan menghadapi persoalan permodalan. Pemkab Pamekasan, kata dia, siap menjembatani komunikasi dengan kementerian agar koperasi dapat mengakses pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
“Pada prinsipnya, kami di wilayah bertanggung jawab mendukung terhadap realisasi program dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Sementara itu, Menkop Ferry Juliantono mengatakan, koperasi diharapkan bisa menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, dia mengakui kontribusi koperasi terhadap perekonomian selama beberapa dasawarsa terakhir tetap belum optimal.
“Kalau kita memandang 30 tahun terakhir, peran koperasi relatif tetap kurang. Oleh karena itu, Presiden meminta kami bergerak cepat,” ungkapnya.
Untuk menjawab tantangan itu, Ferry menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah percepatan. Langkah pertama adalah membangun kembali gambaran koperasi agar lebih diminati generasi muda melalui wajah koperasi nan modern, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, pemerintah juga bakal memperkuat tata kelola koperasi, tidak hanya dari sisi kelembagaan, tetapi juga pada pengembangan upaya dan upaya agar bisa bersaing serta memberikan faedah ekonomi nan lebih besar bagi para anggotanya.
“Ketiga, mobilitas sigap di bagian digitalisasi. Ini juga krusial sebagai bagian dari transformasi jasa dan pengembangan usaha,” tegasnya. (nur/zul)

4 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·