Kepala SMA Negeri 3 Pamekasan, Wardi foto berbareng pemenang duta sekolah unggul. (KLIKMADURA)
PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMA Negeri 3 Pamekasan kembali menggelar rangkaian Gaphoria dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-37. Kegiatan tahunan tersebut berjalan selama dua hari.
Yakni, mulai dari 14 hingga 15 Agustus 2026, dengan memadukan aktivitas pendidikan, perlombaan, kepedulian lingkungan, hingga keterlibatan alumni.
Kepala SMA Negeri 3 Pamekasan, Wardi, S.Pd., mengatakan, Gaphoria merupakan agenda rutin nan digelar setiap tahun sebagai bagian dari peringatan hari jadi sekolah.
Rangkaian aktivitas diawali pada Jumat pagi (14/8/2026), melalui upacara peringatan Hari Pramuka di lingkungan sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan beragam perlombaan nan sekaligus dirangkaikan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada malam harinya, kemeriahan bersambung dengan pemilihan finalis Duta Sekolah Unggul SMA Negeri 3 Pamekasan. Pemilihan tersebut terbagi dalam tiga kategori, ialah Duta Sekolah penemuan ketahanan pangan (Sikap), Duta Sekolah Bersih, Sehat dan Bebas Sampah Plastik, serta Duta Sekolah Bebas Rokok.
Penampilan kesenian pada aktivitas malam Final dan Awarding Duta Sekolah Unggul SMAN 3 Pamekasan. (KLIKMADURA)“Gaphoria ini merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati hari jadi SMA Negeri 3 Pamekasan. Kami mau momentum ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga memberikan akibat positif bagi siswa,” katanya.
Menurut Wardi, beragam aktivitas tersebut dirancang untuk membangun budaya sekolah nan positif. Para siswa tidak hanya didorong untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, kedisiplinan, serta perilaku positif di lingkungan sekolah.
“SMA Negeri 3 ini salah satu sekolah unggul nan ada di wilayah Madura Raya. Maka, program-program nan kami jalankan kudu betul-betul memberikan akibat terhadap kemajuan, keberhasilan, dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Dies Natalis ke-37 juga menjadi momentum bagi sekolah untuk melakukan pertimbangan terhadap beragam program nan telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir.
Sebab menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak cukup hanya diukur dari aktivitas seremonial, tetapi juga dari peningkatan prestasi dan kualitas siswa, baik di bagian akademik maupun nonakademik.
“Tujuannya bukan hanya memperingati hari ulang tahun sekolah, tetapi juga meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik. Melalui beragam aktivitas ini kami juga melakukan pertimbangan terhadap apa nan sudah dilaksanakan selama satu tahun,” ucapnya.
Wardi mengaku, dalam aktivitas tersebut sejumlah alumni turut hadir. Kehadiran mereka dianggap mempunyai nilai strategis lantaran pengalaman nan dimiliki dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi siswa nan tetap menempuh pendidikan.
“Kehadiran alumni tentu sangat penting. Mereka membawa pengalaman dari luar nan kemudian bisa disampaikan kepada adik-adik mereka di sekolah,” tuturnya.
Dalam rangkaian kegiatan, pihak sekolah memberikan support kepada sekitar 254 siswa melalui support pihak ketiga. Bantuan tersebut menyasar siswa berprestasi, siswa dari family kurang mampu, serta anak yatim.
Wardi berambisi seluruh rangkaian Gaphoria ke-37 tidak berakhir sebagai seremoni tahunan semata. Kegiatan tersebut diharapkan bisa memberikan faedah nyata bagi siswa sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong SMA Negeri 3 Pamekasan semakin maju.
“Kami berambisi aktivitas ini memberikan faedah dan menjadi daya positif bagi seluruh penduduk sekolah untuk terus meningkatkan prestasi serta membawa SMA Negeri 3 Pamekasan semakin baik ke depan.” Tandasnya.
Sekadar diketahui, Dies Natalis SMA Negeri 3 Pamekasan diperingati setiap 5 Juni. Namun, rangkaian seremoni Dies Natalis ke-37 tahun ini dilaksanakan pada Agustus dengan pertimbangan untuk menyatukan momentum hari jadi sekolah dengan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (ibl/nda).

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·