KABAR MADURA | Tumpukan sampah tetap ditemukan di sejumlah titik area Dermaga Branta, Pamekasan, meski pembersihan disebut dilakukan setiap hari.
Sampah bawaan dari laut dan kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan menjadi penyebab persoalan kebersihan di area tersebut terus berulang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah terlihat menumpuk di sekitar area pantai. Kondisi tersebut menjadi perhatian penduduk dan pedagang lantaran dinilai mengganggu kebersihan dan kenyamanan area Dermaga Branta.
Salah seorang warga, Khusnul, mengatakan petugas sebenarnya melakukan pembersihan setiap hari dengan menggunakan kendaraan roda tiga jenis Viar. Pembersihan dilakukan di sepanjang area pantai.
“Setiap hari ada nan bekerja membersihkan. nan bekerja membersihkan per orang menggunakan perangkat viar dan seluruh pantai dibersihkan,” kata Khusnul.
Namun, menurutnya, sampah nan telah dibersihkan terkadang kembali tersebar di sejumlah titik. Angin menjadi salah satu aspek nan membikin sampah kembali berserakan.
Selain itu, saat gelombang laut meningkat, sampah nan terbawa arus juga kembali terdampar dan menumpuk di tepian pantai.
Kondisi tersebut turut dikeluhkan pedagang nan beraktivitas di sekitar Dermaga Branta. Salah seorang pedagang, Mia, mengaku keberadaan sampah cukup mengganggu aktivitas dan kenyamanan kawasan.
Menurutnya, selain sampah bawaan laut, tetap terdapat sebagian masyarakat nan membuang sampah di pantai maupun di sekitar tepian pantai. Kebiasaan tersebut membikin persoalan sampah susah dituntaskan meski pembersihan telah dilakukan.
“Pengen tempatnya bersih, dan nyaman untuk visitor dan lebih layak,” ujar Mia.
Sementara itu, Babinsa Branta, Faruq, menegaskan area Dermaga Branta bukan tempat pembuangan sampah. Namun, menurutnya, kebiasaan membuang sampah di area tersebut tetap dianggap biasa oleh sebagian masyarakat.
Faruq juga menilai tidak seluruh tumpukan sampah berasal dari aktivitas masyarakat setempat. Sebagian merupakan sampah bawaan laut nan terbawa arus dan ombak hingga ke tepian pantai.
Karena itu, penanganan sampah di Dermaga Branta dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembersihan rutin. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga diperlukan agar area tersebut tetap bersih dan nyaman bagi warga, pedagang, maupun pengunjung. (Arjul Wafiqoh/waw)

50 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·