Revitalisasi 6 Pasar di Bangkalan Dianggarkan Rp1,2 Miliar

59 menit yang lalu 1

KABAR MADURA | Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,2 miliar untuk merehabilitasi enam pasar tradisional pada 2026. Program itu difokuskan pada perbaikan akomodasi pasar nan mengalami kerusakan agar aktivitas perdagangan melangkah lebih nyaman dan aman.

Kepala Diskop Umdag Bangkalan, Moh Rasuli, mengatakan, rehabilitasi nan dilakukan bukan berupa pembangunan total. Perbaikan hanya menyasar bagian-bagian tertentu nan memerlukan penanganan, termasuk los pasar dan akomodasi pendukung nan terdampak kondisi lingkungan maupun banjir.

“Pertama itu Pasar Lomaer, Blega, Tragah, Labang, Arosbaya, dan Pasar Sepuluh. Jumlahnya enam,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, kondisi setiap pasar berbeda sehingga pekerjaan nan dilakukan bakal disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan.

Enggak, hanya los sedikit. Ada nan pemasangan bata paving juga lantaran banjir,” jelasnya.

Madura FM

Rasuli menuturkan, proses manajemen untuk pekerjaan rehabilitasi itu telah berjalan. Bahkan, perjanjian pekerjaan disebut sudah ditandatangani sekitar sepekan lalu.

“Sudah disiapkan kontraknya satu minggu nan lalu, jika tidak salah. Saya sudah teken, sudah tanda tangan kontraknya,” jelasnya.

Untuk keseluruhan rehabilitasi enam pasar tersebut, Diskop Umdag Bangkalan menyiapkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar nan juga mencakup biaya perjalanan dan pengawasan.

“Totalnya itu jika tidak salah Rp1,2 miliar, dengan perjalanan dan pengawasan,” ungkapnya.

Meski demikian, Rasuli belum merinci besaran anggaran nan dialokasikan untuk masing-masing pasar. Kata dia, pembagian anggaran dilakukan berasas kebutuhan dan tingkat prioritas setiap lokasi.

“Ya, sesuai dengan anggarannya. Sementara keahlian finansial sesuai dengan prioritasnya,” tuturnya.

Pihaknya berharap, rehabilitasi pasar tidak hanya memperbaiki kondisi bentuk bangunan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang maupun masyarakat nan berbelanja.

“Dengan adanya revitalisasi ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang ataupun masyarakat nan berbelanja,” pungkasnya. (fik/zul)

Selengkapnya