Rawat Warisan Leluhur, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

1 jam yang lalu 6

Sumenep, Penamadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai upaya merawat ingatan sejarah sekaligus mengenalkan warisan para leluhur kepada generasi penerus.

Kegiatan nan berjalan di depan Masjid Jamik Sumenep, Jumat (30/10/2026), tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Haul ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, aktivitas tersebut menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjalanan panjang kepemimpinan para raja nan mempunyai peran krusial dalam membangun fondasi pemerintahan, kehidupan sosial, dan kebudayaan di Madura.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penghormatan terhadap para leluhur kudu diwujudkan melalui upaya meneruskan nilai-nilai perjuangan, keteladanan, kebijaksanaan, serta semangat membangun daerah.

Menurutnya, generasi muda perlu memahami sejarah daerahnya agar mempunyai kebanggaan terhadap identitas budaya sekaligus tanggung jawab untuk menjaga warisan leluhur.

“Haul dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep untuk mengenang jasa dan perjuangan para leluhur, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan budaya daerah,” kata Fauzi.

Ia menegaskan, kemajuan suatu wilayah tidak boleh membikin masyarakat melupakan akar sejarah dan kebudayaannya. Sebab, nilai-nilai tradisi serta kearifan lokal merupakan bagian krusial dari identitas dan kekuatan masyarakat.

Karena itu, peringatan Hari Jadi Sumenep diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pengingat untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam pembangunan.

“Jangan sampai kemajuan pembangunan membikin seluruh komponen pemerintah dan masyarakat melupakan akar sejarah dan budaya sendiri, tetapi menjaga dan merawat kearifan lokal sebagai identitas dan kekuatan masyarakat,” ungkapnya.

Fauzi juga mengingatkan bahwa perjalanan panjang Kabupaten Sumenep tidak bisa dilepaskan dari sejarah kepemimpinan para raja dan tokoh terdahulu nan telah meletakkan fondasi kehidupan masyarakat.

Ia berharap, nilai-nilai luhur nan diwariskan para pendahulu tetap hidup dan menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman.

Dengan demikian, peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dapat menjadi injakan untuk menatap masa depan tanpa kehilangan jati diri daerah.

“Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi refleksi perjalanan masa lalu, tetapi menjadi injakan untuk menatap masa depan dengan semangat kebersamaan dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Views: 2

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0