KABAR MADURA | Rencana pemerintah pusat melakukan uji coba penyaluran support sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) belum sampai ke pemerintah daerah. Hingga kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengaku belum menerima info maupun petunjuk teknis mengenai kebijakan tersebut.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh pemberitahuan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) mengenai rencana penyaluran bansos melalui KDKMP tersebut.
“Kami belum dapat info ataupun izin mengenai itu,” ujarnya singkat, Kamis (30/7/2026).
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili, menegaskan, pihaknya tetap bakal mencermati gimana penerapan kebijakan tersebut ke depan. Menurutnya, KDKMP merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sehingga diyakini telah melalui beragam kajian sebelum diterapkan.
Meski demikian, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai kesiapan pengelola alias sumber daya manusia (SDM) dalam proses penyaluran bansos tetap kudu menjadi perhatian. Hal itu krusial untuk memastikan support dapat tersalurkan secara efektif kepada masyarakat nan berkuasa menerima.
“Saya rasa pemerintah pusat telah memikirkan betul gimana konsep regulasinya. Tapi nan pasti, kesiapan SDM dalam penyaluran bansos kudu diperhatikan dan tidak boleh terlewat,” jelasnya.
Diketahui, Kemensos bakal segera melakukan uji coba penyaluran support sosial melalui KDKMP di 900 letak nan telah siap beroperasi. Uji coba tersebut bakal dilaksanakan berbarengan dengan penyaluran bansos triwulan III. (nur/zul)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·