KABAR MADURA | Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan terus melangkah dengan sasaran penerima faedah nan cukup besar. Saat ini, program tersebut telah menyentuh sekitar 300 ribu penerima faedah nan terdiri atas siswa, ibu hamil, hingga balita.
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan, Haryanto Rahmansyah Tri Arif, mengatakan, setiap penerima faedah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp15 ribu per porsi.
Menurutnya, seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) wajib memastikan proses produksi hingga pengedaran makanan melangkah sesuai standar operasional prosedur (SOP) nan telah ditetapkan.
Pengawasan juga dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengecekan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga makanan siap disajikan kepada penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan program tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan utama MBG.
“Di nomor Rp15 ribu ini ada rinciannya. Rp8 ribu hingga Rp10 ribu untuk memenuhi kebutuhan bahan baku makanan. Rp3 ribu untuk kebutuhan operasional, dan Rp2 ribu diberikan kepadda mitra sebagai corak kompensasi lantaran menyediakan tempat dan mendukung penyelenggaraan program. Dari pengggunaan anggaran ini, ada pengawasan hingga audit.” jelasnya kepada Kabar Madura, Rabu (12/8/2026)
Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan program unggulan nasional tersebut. Namun, dia menekankan agar seluruh pengelola dan mitra tetap menjalankan program sesuai ketentuan nan berlaku.
Kepatuhan terhadap standar menjadi perihal krusial agar penyelenggaraan MBG melangkah optimal dan manfaatnya betul-betul dirasakan oleh seluruh penerima.
“Kami berharap, program ini dijalankan sesuai dengan standar nan berlaku,” tegasnya. (nur/zul)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·