Masyarakat Laporkan Rumah Tak Layak Huni Melalui Call Center 112, Baznas Sumenep Gerak Cepat Perbaiki Rumah Lansia

4 hari yang lalu 8

Penamadura.com, Sumenep 17 Juli 2026 – Laporan masyarakat melalui Call Center 112 Pemerintah Kabupaten Sumenep mengenai rumah tidak layak huni langsung mendapat respons sigap dari Baznas Kabupaten Sumenep. Seorang lansia berjulukan Jatem, penduduk Desa Longos, akhirnya mendapatkan support perbaikan rumah setelah diketahui tinggal di rumah nan kondisinya sangat memprihatinkan.

Rumah milik nenek Jatem apalagi telah dua tahun tanpa genting akibat rusak berat. Kondisi tersebut membikin rumahnya tidak bisa ditempati pada malam hari. Selama ini dia hanya menggunakan rumah tersebut untuk beraktivitas di siang hari, seperti menganyam tikar dari daun siwalan, sedangkan malam harinya menumpang tidur di rumah tetangganya.

“Malam hari kami numpang menginap ke rumah tetangga, jika siang di sini kerja anyaman tikar siwalan,” ujar nenek Jatem, Jumat (17/7/2026).

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan pihaknya baru mengetahui kondisi tersebut setelah menerima laporan masyarakat nan diteruskan melalui Call Center 112 Pemkab Sumenep. Setelah menerima informasi, Baznas langsung melakukan pengecekan ke letak untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Kami mengetahui setelah ada penduduk nan melaporkan ke Call Center 112 Pemkab Sumenep mengenai adanya rumah tidak layak huni di Desa Longos. Setelah kami cek, kondisinya memang sangat memprihatinkan dan kudu segera ditangani,” kata Ahmad Rahman.
Ia menegaskan Baznas bakal segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Longos agar proses perbaikan rumah dapat dilakukan secepatnya sehingga nenek Jatem kembali mempunyai tempat tinggal nan layak, aman, dan nyaman.

“Kami mau memastikan nenek Jatem bisa kembali tinggal di rumahnya sendiri dengan kondisi nan layak. Semoga proses perbaikannya dapat segera selesai sehingga beliau tidak perlu lagi menumpang di rumah tetangga,” pungkasnya.(Man/red)

Selengkapnya