KABAR MADURA | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Program Studi Teknik Industri Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura). Romzi Marzuqi Dawwam Zaha sukses mengawali pekerjaan profesionalnya sebagai Leader Gudang di PT Lancar Makmur Sakti (PT LMS) setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Industri dalam waktu 3,5 tahun.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang nan dipersiapkan sejak masa perkuliahan. Selama menjadi mahasiswa, Romzi tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengembangkan keahlian kepemimpinan, komunikasi, dan profesionalisme melalui organisasi kemahasiswaan, aktivitas praktikum, serta pengalaman magang di bumi industri.
Romzi pernah dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) UNIBA Madura. Pengalaman tersebut membentuk keahlian dalam memimpin tim, menyusun program kerja, mengambil keputusan, serta membangun komunikasi nan efektif dengan beragam pihak.
Selain itu, dia juga menjadi Asisten Praktikum Teknik Industri, nan bekerja mendampingi mahasiswa dalam penyelenggaraan praktikum dan pengolahan info menggunakan Microsoft Excel dan SPSS.
Sebagai corak penerapan pengetahuan nan diperoleh di bangku kuliah, Romzi mengikuti program magang di PT PAL Indonesia pada Divisi Manajemen Risiko. Selama magang, dia terlibat dalam proses identifikasi, analisis, pemetaan, monitoring, dan pertimbangan akibat perusahaan, penyusunan risk register, serta pengarsipan dan pelaporan manajemen risiko.
Pengalaman tersebut memperluas wawasan mengenai penerapan manajemen akibat dan pentingnya pengambilan keputusan berbasis info dalam mendukung operasional perusahaan.
Berbekal pengalaman organisasi, akademik, dan magang tersebut, Romzi mengikuti proses rekrutmen di PT Lancar Makmur Sakti. Ia mempersiapkan diri dengan mempelajari profil perusahaan, menyusun curriculum vitae nan kompetitif, memperdalam wawasan mengenai manajemen pergudangan, pengendalian persediaan, serta berlatih menghadapi proses wawancara kerja.
Usahanya membuahkan hasil ketika dia dinyatakan lolos seleksi dan dipercaya mengemban amanah sebagai Leader Gudang. Dalam kedudukan tersebut, Romzi bertanggung jawab mengoordinasikan aktivitas operasional gudang, memastikan proses penerimaan dan pengeluaran peralatan melangkah sesuai prosedur, mengawasi kesiapan stok, serta membangun koordinasi nan baik berbareng seluruh personil tim agar sasaran operasional perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Menurut Romzi, pengetahuan nan dipelajari selama kuliah mempunyai keterkaitan nan sangat erat dengan tanggung jawab nan dijalankannya saat ini.
“Teknik Industri mengajarkan saya untuk berpikir secara sistematis dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Ilmu mengenai manajemen persediaan, perencanaan dan pengendalian produksi, kajian data, perbaikan proses, hingga kepemimpinan menjadi bekal nan sangat membantu saya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Leader Gudang. Saya berterima kasih dapat mengaplikasikan pengetahuan nan diperoleh selama kuliah ke bumi kerja.”
Romzi juga mengungkapkan bahwa perjalanan memperoleh pekerjaan tersebut tidak selalu mudah. Ia kudu melalui beragam tahapan seleksi dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bahan pertimbangan untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Setiap proses rekrutmen memberikan pengalaman dan pembelajaran baru. Jangan takut kandas ketika melamar pekerjaan, lantaran kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesempatan nan lebih baik. nan terpenting adalah terus belajar, memperbaiki diri, serta tidak pernah menyerah untuk meraih cita-cita.”
Di akhir wawancara, Romzi menyampaikan pesan kepada para siswa SMA/SMK sederajat nan sedang menentukan pilihan program studi di perguruan tinggi.
Menurutnya, Teknik Industri merupakan salah satu program studi dengan prospek pekerjaan nan sangat luas, lantaran lulusannya dibutuhkan nyaris di semua sektor industri, mulai dari manufaktur, logistik, pergudangan, konstruksi, rumah sakit, perusahaan jasa, hingga lembaga pemerintahan.
“Bagi adik-adik nan tetap bingung menentukan bidang kuliah, saya sangat merekomendasikan Teknik Industri. Jurusan ini tidak hanya mempelajari proses produksi, tetapi juga gimana mengelola manusia, sistem kerja, kualitas, biaya, dan efisiensi perusahaan. Kompetensi tersebut membikin lulusan Teknik Industri mempunyai kesempatan pekerjaan nan sangat luas dan bisa beradaptasi di beragam bagian pekerjaan.”
Ia juga membujuk calon mahasiswa untuk berasosiasi dengan Program Studi Teknik Industri Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura). Menurutnya, proses pembelajaran di Teknik Industri UNIBA Madura memberikan keseimbangan antara teori dan praktik melalui aktivitas praktikum, organisasi kemahasiswaan, penelitian, serta kesempatan mengikuti program magang di perusahaan.
“Saya merasakan sendiri gimana dosen-dosen Teknik Industri UNIBA Madura memberikan bimbingan, motivasi, dan kesempatan bagi mahasiswa untuk terus berkembang. Lingkungan akademik nan mendukung membikin saya bisa menyelesaikan studi dalam tujuh semester dan mempunyai bekal nan cukup untuk bersaing di bumi kerja. Oleh lantaran itu, saya membujuk calon mahasiswa untuk tidak ragu memilih Program Studi Teknik Industri UNIBA Madura sebagai langkah awal membangun masa depan dan meraih pekerjaan nan sukses.”
Keberhasilan Romzi Marzuqi Dawwam Zaha menjadi Leader Gudang di PT Lancar Makmur Sakti menjadi bukti bahwa kerja keras, pengalaman organisasi, pembelajaran nan konsisten, serta kemauan untuk terus berkembang bisa mengantarkan lulusan Teknik Industri UNIBA Madura meraih pekerjaan profesional. Kisah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan berani memilih Program Studi Teknik Industri sebagai bekal menghadapi tantangan bumi industri nan terus berkembang. (*)

58 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·