Larangan Suporter Away Dicabut, Madura United Lakukan Penyesuaian Pengamanan Pertandingan

1 jam yang lalu 2

HUT RI ke-81

KABAR MADURA | Madura United siap mengikuti izin terbaru mengenai kehadiran suporter tim tamu dalam kejuaraan Super League 2026/2027. Setelah empat musim diberlakukan larangan suporter away, patokan itu bakal dicabut pada musim ini.

Safety Security Officer (SSO) Madura United, Sapto Wahyono, mengatakan, pihaknya siap mengikuti seluruh izin nan ditetapkan PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (LIB), termasuk rekomendasi dari kepolisian, mengenai kehadiran suporter tamu.

“Selama itu untuk kebaikan bersama, selama itu bisa menjaga keamanan dan ketertiban, mari kita jalankan dengan baik. Intinya bahwa kami (panpel), siap untuk menerima izin terbaru dari PSSI,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Dengan kembali dibukanya kesempatan bagi suporter tim tamu untuk datang langsung di stadion, Madura United bakal melakukan sejumlah penyesuaian dalam skema pengamanan pertandingan.

Salah satunya dengan menambah jumlah steward. Jika sebelumnya jumlah personel steward berada di bawah 70 orang, ke depan jumlah itu diproyeksikan meningkat menjadi 80 hingga 90 personel.

“Artinya, pasti kami bakal tambah jumlah personel steward. Karena ada tim suporter tamu nan hadir,” jelasnya.

Sapto berharap, seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga pertandingan tetap kondusif dan kondusif. Dia juga membujuk suporter Madura United memberikan support secara positif serta menunjukkan sikap sebagai tuan rumah nan baik.

“Mari kita dukung klub kebanggaan kita dengan baik, menjadi penonton nan baik, menjadi tuan rumah nan baik. Begitu pula kepada suporter tim tamu, jadilah penonton nan baik, jadilah tamu nan baik,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Suporter Madura, Munadi, menyambut baik pencabutan larangan suporter away tersebut. Menurutnya, kebijakan itu menjadi salah satu angan nan selama ini dinantikan para suporter.

“Ini merupakan angan dari semua suporter. Artinya, selama ini hanya ketakutan-ketakutan orang federasi, kenyataannya tidak apa-apa,” jelas Munadi.

Munadi menegaskan, kembalinya suporter tim tamu ke stadion merupakan langkah positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dia menilai kebijakan itu sejalan dengan arah sepak bola Indonesia nan semakin menuju era sepak bola modern.

“Sangat baik lah, untuk sepak bola nan notabene sudah masuk sepak bola modern,” terangnya. (nur/zul)

Selengkapnya