Bupati Fauzi usai mengikuti pidato Kenegaraan Presiden RI secara daring di Gedung DPRD Sumenep
Lahan Siap, Akses Aman, Bupati Fauzi Dorong Sekolah Rakyat Segera Dibangun
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak mau program Sekolah Rakyat berakhir pada tahap wacana. Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, pemerintah wilayah telah menyiapkan pengganti lahan nan dinilai lebih strategis, aman, dan mudah diakses untuk mendukung realisasi program prioritas pemerintah pusat tersebut.
Penegasan itu disampaikan Fauzi usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Sumenep, Jumat (14/8/2026), dalam agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI H. Prabowo Subianto menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Fauzi mengatakan, kesiapan lahan menjadi salah satu perihal krusial nan kudu dipenuhi wilayah agar program pemerintah pusat betul-betul dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.
“Yang pertama kita menyesuaikan dengan apa nan menjadi beberapa angan pemerintah pusat. nan pertama adalah akses jalan. Akses jalan mereka minta tidak jauh dari posisi lahan,” tegas Fauzi.
Menurutnya, lahan nan sebelumnya dipertimbangkan belum memenuhi pertimbangan utama mengenai aksesibilitas. Lokasinya dinilai terlalu jauh dari akses jalan sehingga Pemkab Sumenep kemudian mengambil langkah sigap dengan menyiapkan letak alternatif.
“Akses lahan nan pertama terlalu jauh, maka kita diminta pindah,” jelasnya.
Pemkab Sumenep, lanjut Fauzi, sekarang telah menemukan lahan nan lokasinya tidak terlalu jauh dari akses jalan besar dan memungkinkan untuk dibangun akomodasi pendidikan.
“Kebetulan ada lahan nan tidak terlalu jauh dari sini dan tidak terlalu jauh dari jalan besar dan bisa dibangun untuk sekolah. Aman jika di situ,” ujarnya.
Yang tak kalah penting, kata Fauzi, persoalan lahan tersebut telah dikomunikasikan dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Dengan demikian, Pemkab Sumenep sekarang tinggal menunggu tahapan berikutnya untuk memastikan program tersebut segera berjalan.
“Sudah, sudah di kementerian. Insyaallah dalam waktu dekat,” katanya.
Bukan Sekadar Bangun Sekolah
Fauzi menegaskan, Sekolah Rakyat kudu dilihat sebagai bagian dari agenda besar pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Program tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah pusat terhadap sejumlah sektor strategis, mulai dari ketahanan energi, ketahanan pangan hingga penyiapan generasi masa depan.
Ia menilai, keberadaan program pemerintah pusat nan mulai menjangkau wilayah-wilayah pelosok merupakan bukti bahwa pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di area perkotaan.
“Kita semua bisa memandang bahwa ada kesungguhan pemerintah dalam rangka nan pertama berangkaian dengan ketahanan energi, ketahanan pangan, dan gimana pemerintah konsen berangkaian dengan penyiapan generasi-generasi masa depan bangsa,” ungkapnya.
Bagi Sumenep, kesiapan lahan Sekolah Rakyat menjadi langkah konkret untuk memastikan anak-anak di wilayah mendapatkan kesempatan pendidikan nan lebih baik.
Pemkab pun memastikan aspek letak tidak bakal menjadi hambatan. Lahan nan disiapkan diprioritaskan berada di letak nan aman, dekat dengan akses jalan, dan memungkinkan pembangunan sekolah secara optimal.
Dengan lahan nan telah disiapkan dan usulan nan sudah berada di kementerian, Pemkab Sumenep sekarang mendorong agar realisasi Sekolah Rakyat segera masuk ke tahap berikutnya.
Pesannya jelas: lahan sudah disiapkan, akses sudah diperhitungkan, dan pemerintah wilayah siap mengawal agar program pusat tersebut betul-betul datang dan dirasakan masyarakat Sumenep.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 hari yang lalu
6








English (US) ·
Indonesian (ID) ·