SUMENEP, Kompasmadura.com – Pembinaan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan prestasi nan baik, setelah talenta-talenta muda dari Club Persada Junior bisa menorehkan prestasi di tingkat regional.
Bukan sekadar turun bertanding, para atlet muda tersebut bisa memberikan warna dalam persaingan. Salah satu pencapaian terbaik datang dari pasangan Kenzi Ichi Muhammad dan Denandra Rafa Ardiansyah nan sukses merebut Juara 2 Ganda Remaja Putra.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia muda di Sumenep terus bergerak. Kemenangan itu juga menjadi pengalaman berbobot bagi para pemain untuk mengasah teknik, mental bertanding, sekaligus keberanian menghadapi musuh dari beragam daerah.
Selain pasangan Kenzi dan Denandra, dua pasangan lainnya juga tampil membawa nama Sumenep. Mereka adalah Azril Hidayatul Ridho dan A Naim Agik pada nomor Ganda Taruna Putra, serta Samsul Ma’arif dan Ziren Yuliana Asyifa di nomor Ganda Campuran Taruna.
Debut Manis Atlet Baru, Kontingen Angkat Berat Sumenep Borong Dua Medali Perunggu di Kejurprov PABERSI Jatim 2026 Ketiga pasangan tersebut merupakan atlet Persada Junior dan berada dalam pembinaan PBSI Sumenep. Kiprah mereka menjadi bagian dari proses panjang untuk mencetak generasi penerus bulutangkis Sumenep nan bisa bersaing di level lebih tinggi Siap.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H, turut memberikan apresiasi atas prestasi nan diraih para atlet muda tersebut.“Saya sangat mengapresiasi dan bangga atas perjuangan atlet-atlet muda Sumenep. Juara 2 di Lamongan ini bukan hasil kebetulan, tapi buah dari kerja keras, latihan disiplin, dan mental juara nan terus ditempa,” kata Bupati Fauzi, Sabtu (16/08/2026).
Menurut Bupati Fauzi, prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Sumenep, khususnya bulutangkis, melangkah di jalur nan tepat. Ia meminta agar capaian ini tidak membikin puas, melainkan dijadikan injakan untuk sasaran nan lebih tinggi.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep bakal terus mendukung penuh pembinaan olahraga usia dini. Fasilitas, pelatih, dan event pembinaan bakal kita perkuat. Saya mau dari Sumenep lahir atlet-atlet nan bisa mengharumkan nama wilayah sampai tingkat nasional apalagi internasional”, tegasnya.
Bupati Fauzi juga berpesan kepada para atlet agar terus menjaga sportivitas, semangat belajar, dan tidak berakhir berproses.
“Terus berlatih, jaga kesehatan, dan junjung tinggi nama baik Sumenep. Orang tua dan pembimbing juga saya titip untuk terus mendampingi. InsyaAllah prestasi adik-adik ini bakal menjadi inspirasi bagi ribuan pemuda Sumenep lainnya,”tambahnya.
Sementara Ketua PBSI Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., MT., juga menyambut positif capaian para atlet muda tersebut. Ia menilai setiap prestasi nan diraih atlet merupakan buah dari latihan, kedisiplinan, keberanian bertanding, serta support beragam pihak.
“Kami tentu sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet muda Sumenep mempunyai potensi dan terus berkembang melalui proses pembinaan,” katanya.
Menurut Iksan, panggilan berkawan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep ini, keberhasilan di sebuah kejuaraan tidak boleh membikin atlet sigap berpuas diri. Justru hasil tersebut kudu menjadi bahan pertimbangan agar keahlian mereka semakin matang dan siap menghadapi persaingan nan lebih berat.
“ bukan hanya hasil akhirnya, tetapi nan tidak kalah krusial juga gimana mereka mendapatkan pengalaman dari setiap pertandingan. Dari sana mental dan keahlian atlet bakal semakin terbentuk,” tegasnya.

Mantan Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep itu berambisi keberhasilan nan ditorehkan para atlet Persada Junior tersebut dapat memberikan daya positif bagi perkembangan bulutangkis di Kabupaten Sumenep.
“Semoga capaian ini menjadi semangat untuk atlet-atlet nan lain. Jangan berkecil hati dan jangan berakhir berlatih. Masih banyak kesempatan untuk meraih prestasi nan lebih tinggi,” harapnya
Ditegaskan, PBSI Sumenep bakal terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda potensial melalui pembinaan dan kompetisi. Sebab, menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui latihan nan konsisten dan keberanian untuk terus mencoba.
Capaian tersebut sekaligus menjadi berita menggembirakan bagi bumi olahraga Sumenep. Medali dan penghargaan nan dibawa pulang bukan hanya menjadi kebanggaan bagi atlet, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk menekuni bulutangkis secara serius.”
Prestasi nan diraih atlet bulutangkis juga diharapkan untuk terus berkembang dan muncul atlit-atlit muda nan membanggakan,” tambahnya.(Rus/Red)










English (US) ·
Indonesian (ID) ·