KABAR MADURA | Manajemen Perusahaan Rokok (PR) Ayunda menyambut musim panen tembakau Madura tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Owner PR Ayunda, H. Bambang Budianto, menegaskan kesiapannya untuk menyerap hasil panen para petani lokal seiring dengan kondisi cuaca nan dinilai sangat mendukung peningkatan kualitas tembakau tahun ini.
Bambang mengungkapkan, aspek cuaca nan berkawan menjadi angin segar bagi mutu emas hijau Madura. Meski demikian, dia mengimbau para petani agar tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi maupun rumor nilai nan belum resmi dari pemerintah maupun pabrikan. Fenomena tersebut sering kali memicu kekhawatiran nan membikin petani tergesa-gesa memanen tembakau nan tetap berumur muda.
“Kadang petani terpengaruh rumor nilai nan belum pasti, sehingga terburu-buru memanen tembakau nan tetap muda. Padahal, petik awal sangat mempengaruhi kualitas dan tentu berkapak langsung pada nilai jual di pasaran,” paparnya, Senin, (10/8/2026).
Bambang Menegaskan, guna menjaga kualitas daun tembakau tetap optimal, Bambang mendorong dinas mengenai berbareng perangkat desa dan golongan tani untuk lebih masif memberikan imbauan serta pembinaan di lapangan. Edukasi mengenai masa tanam, penentuan waktu petik nan tepat, hingga teknik perajangan nan betul sangat dibutuhkan agar sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan petani dapat terjalin dengan selaras tanpa saling menyalahkan mengenai perubahan harga.
“Ya tentunya kami bakal selalu bersinergi,” terangnya.
Mengenai kebijakan pembelian musim ini, PR Ayunda memastikan bakal memprioritaskan penyerapannya dari para petani lokal di wilayah Pamekasan. Untuk kisaran harga, patokan tertinggi saat ini berada di nomor Rp60.000 per kilogram, sedangkan nilai terendah dipatok pada kisaran Rp25.000 per kilogram. Penetapan nilai tersebut diberlakukan secara elastis dan disesuaikan penuh dengan kualitas peralatan nan ditawarkan.
Pada tahap awal musim panen, pihak PR Ayunda melakukan pembelian secara berjenjang dan selektif dalam skala kecil, ialah berkisar antara 30 hingga 40 bal. Langkah selektif ini diambil untuk memastikan bahwa tembakau nan diserap betul-betul memenuhi standar mutu pabrik dan siap diolah menjadi bahan baku berbobot tinggi. (fit/rul)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·