Komisi III DPRD Minta Anggaran Jalan Bondowoso 2027 Dinaikkan, Fokus ke 383 Ruas Penghubung Antar Kecamatan
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Kinerja perbaikan prasarana jalan di Kabupaten Bondowoso dinilai mulai membuahkan hasil. Meski begitu, Komisi III DPRD Bondowoso menilai pembangunan belum bisa berhenti, apalagi untuk ruas-ruas nan berfaedah sebagai penghubung antarkecamatan.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan progres pembangunan berbareng Dinas Bina Sumber Daya Kebinamargaan (BSBK). Rapat ini juga membahas realisasi program 2026 sekaligus proyeksi pekerjaan hingga akhir tahun.
Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Sutriyono, memberikan apresiasi terhadap mutu pekerjaan jalan nan dikerjakan pemerintah daerah. Ia menyebut kondisi jalan saat ini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Ya mutu dan kualitas pekerjaannya, jujur sekarang kondisi jalan kita tambah enak,” kata Sutriyono pada Limadetik.com usai rapat, Senin (10/8/2026).
Kendati demikian, politikus PKB itu menegaskan pekerjaan prasarana kudu terus berlanjut. Dari total 383 ruas jalan di Bondowoso, ruas berstatus kolektor primer nan menjadi akses utama antar kecamatan tetap banyak nan belum tersentuh optimal.
“Dari 383 ruas itu, khususnya kolektor primer nan menjadi penghubung antarkecamatan, perlu dilanjutkan. Anggarannya juga perlu ditambah,” tegasnya.
Dalam draf rencana anggaran 2027, Komisi III mencatat adanya usulan kenaikan anggaran sekitar Rp17 miliar. Sutriyono berambisi penambahan itu tidak sekadar angka, melainkan betul-betul berasas hasil pemetaan di lapangan sesuai keluhan masyarakat.
“Kami berambisi itu adalah hasil assessment, menilai problem nan kita hadapi sekarang dengan angan sesuai ekspektasi masyarakat. Karena banyak nan hari ini belum digarap, tahun depan kami berambisi bisa semakin tuntas,” ujarnya.
Ia menambahkan, tahun 2027 merupakan tahun kedua RPJMD sehingga menjadi momentum krusial untuk menggenjot percepatan pembangunan. Infrastruktur kudu dikebut agar sasaran RPJMD bisa tercapai.
Sutriyono juga menyinggung pagu anggaran BSBK 2027 nan diproyeksikan mencapai Rp110 miliar. Angka tersebut diharapkan cukup untuk melanjutkan pembangunan jalan, dengan tetap menyesuaikan keahlian finansial daerah.
“Kalau tidak keliru, janjinya dua tahun tuntas. Nah, itu Rp110 miliar di BSBK 2027 semoga bareng dengan kondisi ruang fiskal kita. Tapi secara teknis itu sudah diukur bahwa 2027 kudu naik segitu untuk melanjutkan pembangunan jalan kita,” jelasnya.
Secara umum, Komisi III menyambut baik rencana peningkatan anggaran tersebut. Namun, majelis berkomitmen mengawal agar setiap rupiah anggaran betul-betul berbanding lurus dengan kualitas hasil kerja dan percepatan penanganan ruas nan dibutuhkan warga.
“Kita apresiasi dan kita terus kawal program ini,” pungkas Sutriyono.
Dengan perencanaan berbasis info lapangan dan support anggaran nan lebih besar, Pemkab Bondowoso ditargetkan bisa menuntaskan penanganan ruas-ruas strategis secara bertahap. Tujuannya agar faedah pembangunan jalan betul-betul dirasakan hingga ke tingkat kecamatan.
Penulis : Budhi
Editor : Wahyu
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·