Kasus Lahan Suramadu Rp34 Miliar Stagnan, Kinerja Kejari Bangkalan Dipertanyakan

2 jam yang lalu 2

BANGKALAN, koranmadura.com – Penanganan kasus dugaan hilangnya anggaran pembebasan lahan jalan Suramadu–Socah sebesar Rp34 miliar tidak menunjukkan perkembangan signifikan. Lambatnya progres penanganan perkara nan digulirkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan, Madura, Jawa Timur ini pun menuai sorotan tajam.

Aktivis senior Bangkalan, Mathur Husyairi menegaskan bahwa perkara pengadaan lahan tahun 2013 tersebut menjadi salah satu contoh penanganan kasus besar nan terkesan melayang-layang dan tidak transparan di tangan interogator Kejari Bangkalan.

“Itu kan kasus besar, sudah lama juga dilaporkan, tapi progresnya mana, tidak ada,” katanya, Jumat, 24 Juli 2026 hari ini.

Merespons kritik tersebut, Kasi Pidsus Kejari Bangkalan, Handoko menyampaikan bahwa penanganan perkara tersebut tetap terus berjalan. Pihaknya menyatakan saat ini interogator tetap konsentrasi mendalami keterangan dari sejumlah saksi.

“Masih terus kita lanjut penyelidikan, saat ini tetap memeriksa saksi,” jelasnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai jumlah saksi nan telah dipanggil serta diperiksa—termasuk keterlibatan jejeran pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan—Handoko belum dapat merinci secara pasti.

“Saya lupa jumlahnya lantaran banyak, apalagi tetap dalam proses pengumpulan peralatan bukti,” katanyan. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya