Kapolresta Sumenep Temui PMII dan KOPRI, Perkuat Kolaborasi Tangani Kekerasan Seksual

19 jam yang lalu 4

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu saat berbincang dengan pengurus PC PMII dan Kopri Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu melakukan silaturahmi dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep dan KOPRI PC PMII Sumenep.

Pertemuan nan berjalan di Rumah Sahabat PMII Sumenep, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB itu membahas sejumlah persoalan sosial, termasuk perlindungan wanita dan anak.

Silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa. Salah satu rumor nan mendapat perhatian adalah penanganan serta pencegahan kekerasan seksual di Kabupaten Sumenep.

Dalam pertemuan itu, Kapolresta Sumenep menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti beragam persoalan nan berangkaian dengan kekerasan seksual.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada abdi negara penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan beragam komponen masyarakat.

“Kami dari Polresta Sumenep siap untuk bekerja-sama dan bersinergi dengan PMII dan KOPRI dalam upaya pencegahan maupun penanganan persoalan kekerasan seksual. Persoalan ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri, sehingga dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

KOPRI PC PMII Sumenep turut menyampaikan perhatian terhadap persoalan kekerasan seksual, terutama mengenai pemenuhan kewenangan korban. Perlindungan, pendampingan, dan akses terhadap keadilan dinilai perlu menjadi bagian krusial dalam setiap penanganan kasus kekerasan seksual.

Selain penanganan kasus, upaya pencegahan juga dinilai kudu diperkuat. Edukasi kepada masyarakat serta keterlibatan organisasi mahasiswa dan beragam komponen lainnya dianggap krusial untuk membangun kesadaran mengenai perlindungan wanita dan anak.

Ketua KOPRI PC PMII Sumenep Yuliyana Putri menyambut baik komitmen dan keterbukaan Polresta Sumenep dalam membangun komunikasi serta kolaborasi. Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga dapat menjadi awal kerja bersama.

“Bagi kami, silaturahmi ini bukan hanya menjadi ruang untuk berdiskusi, tetapi juga menjadi awal dari kerja bersama. KOPRI berambisi persoalan kekerasan seksual dapat ditangani secara serius, dengan tetap memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan. Kami juga terbuka untuk membangun kerjasama dengan Polresta melalui program-program KOPRI ke depan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ariek juga menyatakan kesiapan untuk bekerja-sama dalam beragam program KOPRI PC PMII Sumenep. Kolaborasi tersebut terutama diarahkan pada aktivitas edukasi, perlindungan wanita dan anak, serta rumor sosial kemasyarakatan.

Sinergi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa dinilai krusial untuk memperluas ruang edukasi sekaligus memperkuat respons terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Dengan komunikasi nan terbangun, beragam persoalan diharapkan dapat ditangani secara lebih sigap dan melibatkan banyak pihak.

Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi dan menindaklanjuti kesempatan kerja sama melalui program-program konkret.

Kolaborasi Polresta Sumenep, PC PMII Sumenep, dan KOPRI diharapkan dapat ikut menciptakan lingkungan nan lebih aman, khususnya bagi wanita dan anak di Kabupaten Sumenep. (nda)

Selengkapnya