KABAR MADURA | Kabupaten Bangkalan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drum Band PDBI Jawa Timur 2026. Selain menjadi arena kejuaraan sekaligus pembinaan atlet, aktivitas itu diharapkan bisa memberikan akibat positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Ketua Harian I Bidang Organisasi PDBI Jawa Timur, H. Ghafur, mengapresiasi kepercayaan nan diberikan kepada Kabupaten Bangkalan sebagai tuan rumah. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momentum bagi Bangkalan untuk menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan aktivitas tingkat provinsi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta dari beragam kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Saya atas nama pribadi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Bangkalan nan telah mendukung penuh dengan adanya aktivitas Kejurprov nan diadakan di Kabupaten Bangkalan,” ujarnya, Rabu (3/8/2026).
Dia berambisi seluruh stakeholderbdapat bersinergi untuk memastikan penyelenggaraan Kejurprov melangkah maksimal. Menurutnya, support itu tidak hanya krusial dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga agar aktivitas dapat memberikan faedah nan lebih luas bagi masyarakat.
H. Ghafur nan juga pemilik Resto Sinjay secara unik berambisi penyelenggaraan Kejurprov dapat ikut menggerakkan sektor ekonomi lokal. Kehadiran peserta dan pendamping dari beragam wilayah dinilai menjadi kesempatan bagi pelaku upaya di Bangkalan untuk meningkatkan aktivitas ekonominya.
“Nanti di waktu acara, UMKM bisa melangkah semua, hotel, catering-catering dan souvenir bisa memberikan sebuah aktivitas menarik untuk perputaran ekonomi,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Harian PDBI Jatim, Meynarde Bagus Ramadhan, menjelaskan bahwa keputusan menjadikan Bangkalan sebagai tuan rumah juga tidak terlepas dari perkembangan pembinaan drum band di wilayah tersebut.
Dia menilai Bangkalan mempunyai potensi nan cukup baik setelah tampil mengejutkan pada Kejurprov 2025. Perkembangan itu menjadi salah satu pertimbangan dalam memberikan kepercayaan kepada Bangkalan untuk menjadi tuan rumah tahun ini.
“Sudah lama sekali Kejurprov ini tidak diadakan di Bangkalan. Tentunya saya memandang adanya potensi dari Bangkalan lantaran di tahun 2025 itu ketika Kejurprov, Bangkalan menjadi kuda hitam. Ternyata pembinaan di Bangkalan ini cukup baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Bangkalan, Anang Yulianto Haripurnomo, menuturkan, Kejurprov PDBI Jawa Timur merupakan agenda tahunan.
Namun, pada 2026 Bangkalan mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah. Pelaksanaan aktivitas itu juga bertepatan dengan bulan Oktober nan menjadi momentum Hari Jadi Kabupaten Bangkalan sekaligus Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.
“Kejurprov PDBI Jawa Timur ini sesungguhnya adalah agenda tahunan. Hanya memang tahun ini kita mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah. Karena bertepatan dengan bulan Oktober, ini sekaligus menjadi arena kita dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangkalan tahun 2026, sekaligus Hari Jadi Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.
Dia menambahkan, Pemkab Bangkalan telah menyiapkan panitia lokal nan nantinya bekerja-sama dengan organisasi perangkat wilayah (OPD) mengenai selama penyelenggaraan pagelaran pada 9 sampai 10 Oktober. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta dan tamu dari luar Bangkalan.
“Berdasarkan info sementara, sebanyak 35 tim drum band telah mendaftar. Sementara peserta kategori perseorangan diperkirakan mencapai sekitar 40 peserta dan segala kebutuhan sudah dipersiapkan secara matang,” tutupnya. (fik/zul)

50 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·