Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu (kanan) saat menerima potongan tumpang dari Ketua DPD IWO Sumenep, Imam Mustain Ramli
“Halo Kapolresta” Diserbu Warga, Respons Tinggi Bikin Layanan Pengaduan Sempat Down
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Gebrakan Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu membuka kanal komunikasi langsung dengan masyarakat melalui program “Halo Kapolresta” mendapat respons tinggi. Antusiasme penduduk apalagi membikin perangkat komunikasi nan digunakan untuk menampung pengaduan masyarakat sempat mengalami gangguan alias down.
Melalui “Halo Kapolresta”, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan beragam persoalan secara langsung, mulai dari keluhan, harapan, hingga laporan nan memerlukan perhatian kepolisian.
Tingginya animo masyarakat tersebut disampaikan Kombes Pol Ariek Indra Sentanu saat menghadiri undangan HUT Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-14, Kamis (13/8/2026).
“Respons masyarakat sangat tinggi. Mereka menyampaikan beragam macam angan dan keluh kesah kepada Kapolresta. Bahkan handphone untuk Halo Kapolresta sempat trouble alias down lantaran tingginya respons masyarakat,” ujar Ariek.
Menurutnya, tingginya partisipasi penduduk justru menjadi parameter bahwa masyarakat memerlukan ruang komunikasi nan terbuka dengan lembaga kepolisian.
Program tersebut sekaligus menjadi langkah strategis Polresta Sumenep untuk memperpendek jarak antara polisi dan masyarakat. Aspirasi nan masuk dapat menjadi bahan bagi kepolisian dalam membaca persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih cepat.
Kehadiran “Halo Kapolresta” juga menempatkan masyarakat bukan sekadar sebagai penerima jasa kepolisian, tetapi sebagai bagian krusial dalam menyampaikan info dan mengawasi persoalan nan terjadi di lingkungan mereka.
Bagi Ariek, kanal komunikasi publik semacam itu kudu bisa dijaga agar tidak berakhir sebatas slogan. Tingginya pengaduan dan aspirasi masyarakat menjadi tantangan berikutnya bagi kepolisian untuk memastikan setiap info nan masuk mendapatkan respons dan tindak lanjut nan jelas.
Di sisi lain, keterlibatan insan pers juga dinilai krusial dalam membangun komunikasi publik nan sehat. Wartawan dapat menjadi jembatan info antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjalankan kegunaan kontrol sosial terhadap pelayanan serta penanganan beragam persoalan norma dan keamanan.
Momentum HUT IWO ke-14 pun menjadi ruang untuk memperkuat sinergi tersebut. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap info nan sigap dan transparan, komunikasi antara kepolisian, media, dan publik menjadi semakin penting.
Program “Halo Kapolresta” akhirnya tidak hanya menjadi kanal pengaduan, tetapi juga menunjukkan satu hal: ketika pintu komunikasi dibuka, masyarakat rupanya punya banyak perihal nan mau disampaikan kepada polisi.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

11 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·