Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu melalui Supervisi Fasilitatif

59 menit yang lalu 2

Sumenep, Penamadura.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memperkuat kapabilitas kader Posyandu melalui aktivitas supervisi fasilitatif pembudayaan hidup bersih dan sehat.

Kegiatan tersebut digelar di Posyandu Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Jumat (28/8/2026), dengan melibatkan kader dari tujuh Posyandu, abdi negara desa, perawat desa, serta perawat desa.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengatakan supervisi fasilitatif dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan pendampingan kepada kader agar bisa menjalankan tugas sesuai standar.

“Supervisi fasilitatif ini bukan sekadar mencari kesalahan, tetapi gimana kita memberikan bimbingan, dukungan, dan komunikasi dua arah agar kader semakin bisa menjalankan tugasnya sesuai standar,” kata Ellya.

Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan Posyandu memerlukan support dan pembinaan secara berkelanjutan. Karena itu, supervisi dilakukan dengan pendekatan nan lebih konstruktif sehingga beragam hambatan nan ditemukan di lapangan dapat diselesaikan bersama.

“Kami mau pola pengawasan nan kaku berubah menjadi support nan positif. Kader perlu didampingi dan diberi ruang untuk menyampaikan hambatan nan mereka hadapi di lapangan,” ujarnya.

Ellya mengatakan, supervisi juga diarahkan untuk memastikan pelayanan melangkah sesuai standar operasional, meningkatkan kualitas hasil kerja kader, serta memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan.

Selain itu, aktivitas tersebut menjadi sarana untuk mengevaluasi halangan kerja dan mengoptimalkan kegunaan akomodasi kesehatan maupun unit kerja nan berangkaian dengan pelayanan masyarakat.

Dalam aktivitas tersebut, Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes P2KB Sumenep memberikan sejumlah materi kepada peserta.

Materi nan disampaikan meliputi edukasi mengenai demam berdarah dengue (DBD) oleh Nurul Kamaria, edukasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Yuli Mahendra, serta pengarahan teknis bagi kader nan disampaikan Ahmad Nawakil.

Ellya berambisi pembinaan tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan keahlian kader sehingga pelayanan Posyandu kepada masyarakat semakin berkualitas.

“Harapannya, kader semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, bisa memberikan pelayanan sesuai standar, serta dapat berkomunikasi dengan baik ketika menemukan persoalan di lapangan,” kata Ellya. (Red/Emha)

Selengkapnya