Kabid Pembinaan SD Disdikbud Pamekasan Taufik Hidayat berbareng Korwilcambidikbud Larangan Dan Galis di aktivitas Digischool (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).
PAMEKASAN | KLIKMADURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan bekerja sama dengan Klik Madura resmi membuka program Digitalisasi Sekolah (Digischool) di Kantor Korwilcambidikbud Larangan, Senin (20/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan pembimbing dari beragam kecamatan sebagai upaya meningkatkan kapabilitas pengelolaan media sosial sekolah.
Program Digischool diisi dengan beragam materi mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi dan penguatan gambaran sekolah. Melalui training ini, para peserta diharapkan bisa mengelola platform digital sekolah secara lebih kreatif, profesional, dan berkelanjutan.
Kepala Disdikbud Pamekasan Basri Yulianto melalui Kabid Pembinaan SD Taufik Hidayat mengatakan, media sosial sekarang menjadi salah satu instrumen krusial dalam mendukung catur pusat pendidikan.
Karena itu, sekolah didorong agar bisa memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan beragam potensi nan dimiliki.
“Sehingga para pemangku di masing-masing sekolah bisa lebih sigap lagi mempublikasikan perkembangan sekolahnya. Itu poin pentingnya,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, Disdikbud tidak membatasi tema konten nan bakal dipublikasikan oleh sekolah. Setiap satuan pendidikan diberikan kebebasan mengangkat beragam aktivitas, inovasi, maupun prestasi nan lahir dari kondisi nyata di lingkungan sekolah.
Menurut Taufik, konten nan dihasilkan kudu berasal dari buahpikiran dan produktivitas sekolah sendiri, bukan sekadar mengikuti program dari atas. Dengan demikian, publik dapat memandang karakter dan kelebihan masing-masing sekolah secara lebih autentik.
“Masyarakat cukup klik satu kali untuk mengetahui talenta sekolah, baik akademik maupun nonakademik. Ini juga menjadi salah satu ikhtiar mini sekolah dalam membangun branding,” katanya.
Melalui training tersebut, Disdikbud berambisi seluruh sekolah mempunyai keahlian mengelola media sosial secara konsisten. Publikasi nan menarik diyakini bisa memperkenalkan program unggulan serta penemuan sekolah kepada masyarakat luas.
“Harapannya, program-program unggulan dan penemuan sekolah bisa dipublikasikan dengan baik dan estetik. Sehingga masyarakat menjadi penasaran dan selalu menunggu konten-konten nan dipublikasikan sekolah,” pungkasnya. (enk/nda)

1 hari yang lalu
10








English (US) ·
Indonesian (ID) ·