Sumenep, Penamadura.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna nan berjalan di ruang rapat DPRD Sumenep tersebut digelar untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia. Agenda berjalan tertib dan khidmat.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, SH., MH. Turut datang Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, jejeran Forkopimda, kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Zainal Arifin mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar aktivitas seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut kudu menjadi ruang refleksi untuk kembali memperkuat patriotisme, nasionalisme, serta semangat perjuangan para pendiri bangsa.
“Momentum peringatan hari kemerdekaan ini juga merupakan corak artikulasi dari penghormatan dan penghargaan kita beserta segenap komponen bangsa atas segala jasa dan pengorbanan para pahlawan nan telah membebaskan bangsa dari hegemoni kolonialisme dan imperialisme,” ujar Zainal.
Ia membujuk seluruh komponen masyarakat untuk meneguhkan kembali semangat para pendiri bangsa dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan.
Cita-cita tersebut, kata dia, mencakup upaya melindungi segenap bangsa Indonesia, meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut menjaga ketertiban bumi berasas kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga menyoroti beragam perubahan nan terjadi dalam tatanan geopolitik dunia.
Menurutnya, perang dagang, kejuaraan teknologi, krisis daya hingga dinamika area Indo-Pasifik berpotensi memberikan akibat terhadap stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai negara kepulauan nan berada di jalur perdagangan global, Indonesia mempunyai kepentingan besar dalam menjaga stabilitas kawasan.
Karena itu, dia menilai pemerintah wilayah berbareng seluruh pemangku kepentingan kudu bisa merespons beragam perubahan tersebut secara strategis dan adaptif.
“Tantangan geopolitik memerlukan langkah strategis, komprehensif, dan adaptif. Kita di sini kudu berkedudukan dalam memperkuat diplomasi proaktif. Kita juga kudu turut serta meningkatkan ketahanan nasional dan mendukung upaya penguatan peran Indonesia dalam organisasi internasional,” tegasnya.
Zainal menambahkan, perubahan geopolitik merupakan sebuah keniscayaan nan tidak dapat dihindari. Namun, bangsa Indonesia mempunyai keahlian untuk menentukan arah dan strategi agar tetap kokoh menghadapi beragam tantangan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, bumi usaha, akademisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menghadapi perubahan tersebut.
“Dengan sinergi, maka Indonesia tidak bakal hanya bisa bertahan, tetapi juga dapat memimpin dalam membentuk masa depan area dan dunia. Mari kita jadikan tantangan ini sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kapabilitas bangsa, dan mengamankan masa depan generasi mendatang,” katanya.
Melalui rapat paripurna tersebut, DPRD Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan selaras dengan arah kebijakan nasional.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak berakhir pada seremoni, tetapi menjadi dorongan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan daya saing daerah, serta memastikan masyarakat Sumenep dapat merasakan kemajuan dan perlindungan di tengah perubahan global. (Red/Emha)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·