KABAR MADURA | Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong pembinaan sepak bola usia muda secara berkepanjangan untuk menyiapkan regenerasi pemain lokal nan berpotensi memperkuat Perssu Sumenep.
Menurutnya, Kabupaten Sumenep mempunyai talenta sepak bola nan perlu mendapatkan ruang pengembangan melalui kejuaraan dan pembinaan nan terarah sejak usia dini.
Bupati nan berkawan disapa Cak Fauzi itu menilai kejuaraan usia muda tidak semestinya hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga sarana untuk menjaring bibit pemain berbakat nan dapat dikembangkan menuju jenjang lebih tinggi.
Melalui pembinaan nan konsisten, pemain muda asal Sumenep diharapkan mempunyai kesempatan meniti pekerjaan sepak bola profesional, termasuk memperkuat Perssu sebagai klub kebanggaan masyarakat setempat.
Fauzi mengatakan, pengembangan keahlian pemain tidak cukup hanya mengandalkan bakat. Diperlukan latihan, pengalaman bertanding, serta pembentukan karakter agar mereka bisa menghadapi persaingan.
“Sarana ini krusial untuk mengembangkan bakat, meningkatkan keahlian bertanding, sekaligus membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda. Olahraga mengajarkan anak-anak menjadi pribadi nan tangguh, jujur, dan pantang menyerah,” katanya.
Menurut Fauzi, kejuaraan sepak bola usia muda juga mempunyai peran krusial dalam membentuk mental bertanding, kedisiplinan, kejujuran, dan keahlian bekerja sama.
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal bagi pemain untuk berkembang, baik ketika berada di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, dia berambisi aktivitas pembinaan tidak berakhir pada penyelenggaraan turnamen, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pengembangan atlet secara berkesinambungan.
Pembinaan sejak awal juga diperlukan untuk meningkatkan keahlian teknis, pemahaman permainan, serta sportivitas para pemain muda.
Selain menyiapkan atlet berprestasi, Fauzi berambisi kesempatan mengikuti kejuaraan dan pembinaan dapat menjangkau lebih banyak anak di Kabupaten Sumenep.
Perhatian tersebut juga mencakup talenta dari wilayah kepulauan nan mempunyai potensi untuk berkembang andaikan memperoleh kesempatan dan support nan memadai.
Dengan jangkauan pembinaan nan lebih luas, potensi pemain muda di beragam wilayah diharapkan dapat teridentifikasi dan dikembangkan secara optimal.
Fauzi optimistis talenta sepak bola asal Sumenep bisa bersaing di tingkat regional hingga nasional andaikan mendapatkan pembinaan nan tepat dan berkelanjutan.
“Sumenep mempunyai potensi besar dan anak-anak kita mempunyai semangat luar biasa. Dengan support dan pembinaan nan tepat, saya percaya mereka dapat meraih prestasi nan membanggakan di masa depan,” ujar Fauzi. (ara/waw)

2 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·