Bangkalan Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Kejurprov Drumband Jatim 2026

4 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, resmi dipercaya menjadi tuan rumah gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Timur 2026.

Ketua Harian Bidang Organisasi PDBI Jawa Timur, H. Gofur menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 35 grup drumband dan 45 peserta perseorangan telah terdaftar. Jumlah pendaftar diproyeksikan terus meningkat mendekati hari pelaksanaan.

“Untuk sementara nan sudah terdaftar 35 grup dan 45 individual. Peserta bakal kami batasi, selain dari Bangkalan sebagai tuan rumah,” kata H. Gofur, Kamis, 3 September 2026 hari ini.

Ajang Kejurprov tersebut dijadwalkan berjalan selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang. Rangkaian rute perlombaan bakal membentang dari depan Pendopo Agung Bangkalan hingga garis finis di Stadion Gelora Bangkalan.

Sementara itu, Ketua Harian Pengprov PDBI Jawa Timur, Meynarde Bagus Ramadhan menjelaskan bahwa terdapat tujuh mata lomba nan bakal dipertandingkan. Tiga nomor utama, ialah Lomba Baris-Berbaris (LBB), Unjuk Gelar (LUG), dan Kirab, bakal menjadi penentu torehan Juara Umum.

“Target kami untuk kategori grup bisa mencapai 40 sampai 50 peserta, sedangkan perseorangan bisa mencapai 200 peserta,” tuturnya.

Meynarde menambahkan, penunjukan Bangkalan sebagai tuan rumah didasari oleh rekam jejak prestasinya nan melonjak pesat sebagai tim kuda hitam di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim lalu.

“Bangkalan menjadi kuda hitam saat Porprov. Setelah kami lihat, pembinaannya rupanya sangat baik. Karena itu, kami mau mendorong potensi tersebut lebih berkembang,” ungkap Meynarde.

Jajaran Pemkab Bangkalan menyambut hangat penunjukan daerahnya. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bangkalan, Anang Yulianto memastikan kesiapan wilayah dalam menyokong kebutuhan para kontingen selama kejuaraan bergulir.

“Semoga kejuaraan ini semakin meningkatkan kepercayaan terhadap Bangkalan, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan mengenalkan wisata serta kuliner lokal,” pungkas Anang. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya