Anggaran Rp3,2 Miliar Sudah Disiapkan, Revitalisasi Empat Sentra PKL di Pamekasan Belum Dimulai

46 menit yang lalu 1

Pengendara melintas di depan area sentra PKL Food Colony di Jalan Kesehatan Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana revitalisasi empat area sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Pamekasan belum mulai dikerjakan. Padahal, Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,2 miliar untuk program tersebut pada tahun ini.

Empat area nan masuk dalam rencana revitalisasi tersebut adalah Sentra PKL Sae Salera di Jalan Niaga, Sae Rassah di Jalan Dirgahayu, Food Colony di Jalan Kesehatan, serta area eks PJKA di Jalan Trunojoyo.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) dan Naker Pamekasan, Mohammad Alwi, mengatakan sebelum penyelenggaraan revitalisasi dimulai, pemerintah bakal terlebih dulu meminta masukan dari para pedagang.

Sejumlah PKL dari masing-masing area bakal dipanggil untuk menyampaikan kebutuhan dan kemauan mereka mengenai rencana penataan tempat berjualan.

“Kita butuh masukan para PKL mengenai rencana revitalisasi itu. Pemanggilan ini sangat krusial agar tidak keluhan lagi dikemudikan hari,” katanya, Rabu (2/9/2026).

Menurut Alwi, aspirasi pedagang menjadi salah satu pertimbangan krusial dalam penyelenggaraan program tersebut. Pemerintah mau revitalisasi nan dilakukan nantinya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing sentra PKL.

Pemkab Pamekasan, kata dia, terus berupaya menyediakan ruang upaya nan lebih layak dan nyaman bagi pedagang kaki lima dalam menjalankan aktivitas perdagangan.

“Pemkab terus berupaya menyediakan tempat upaya nan lebih layak dan nyaman bagi PKL dalam menjalankan aktivitas perdagangan,” ujarnya.

Alwi menjelaskan, anggaran sebesar Rp3,2 miliar telah dialokasikan untuk merevitalisasi empat sentra PKL tersebut. Namun, anggaran tidak bakal dibagi secara merata kepada setiap kawasan.

Besaran anggaran untuk masing-masing sentra bakal disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan jenis revitalisasi nan diperlukan.

“Iya, Pemkab sudah menganggarkan Rp3,2 miliar. Anggaran itu nantinya bakal dibagi sesuai dengan kebutuhan area revitalisasi sentra PKL,” ucapnya.

Ia berambisi revitalisasi tersebut dapat memberikan faedah bagi semua pihak. Baik pemerintah, pedagang maupun masyarakat nan datang sebagai konsumen.

“Kita mau agar tempat nan kelak direvitalisasi itu bisa sesuai dengan kemauan pemerintah, kemauan PKL, tentunya juga agar masyarakat alias pengguna nan datang ke sana itu senang,” tandasnya. (ibl/nda)

Selengkapnya