BANGKALAN, koranmadura.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menanamkan nilai-nilai perjuangan Raden Trunojoyo kepada 4.214 mahasiswa baru melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Senin, 10 Agustus 2026.
Rektor UTM Prof. Dr. Safi mengatakan, PKKMB tidak hanya menjadi momentum untuk mengenalkan lingkungan kampus, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, kemandirian, dan kepemimpinan mahasiswa.
“Kita harapkan lulusan kita tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga handal dari sisi mental, berdikari dari sisi kepribadian dan mempunyai keahlian leadership,” katanya.
Mulai tahun ini, UTM memperkuat pengenalan nilai-nilai ke-Trunojoyoan, mulai dari sosok, perjuangan, hingga prinsip nan diwariskan Raden Trunojoyo. Nilai-nilai tersebut bakal dikaitkan dengan tantangan nan dihadapi generasi muda pada era saat ini.
“Trunojoyo dalam konteks kebutuhan bangsa dan negara saat ini bukan lagi Trunojoyo pada saat itu, tapi Trunojoyo saat ini,” tegas Prof. Safi.
Menurutnya, semangat perjuangan Raden Trunojoyo dapat diwujudkan dengan ikut memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta melawan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan.
UTM juga menyiapkan vektor karakter dan kitab tentang perjalanan Raden Trunojoyo. Selain itu, UTM didorong untuk menyiapkan kajian akademik dan arsip pendukung sebagai bagian dari upaya pengusulan Raden Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional.
UTM juga berencana merumuskan nilai-nilai perjuangan Raden Trunojoyo ke dalam Peraturan Rektor sebagai pedoman keteladanan bagi mahasiswa.
“Harapannya kita sekarang sudah ada figur nan bisa menjadi sosok teladan. Lulusan kita itu kudu seperti Trunojoyo,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·