SUMENEP, portalmadura.com – Pergerakan nilai bahan pokok (sembako) di wilayah Madura dan sekitarnya mencatatkan dinamika naik turun pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Berdasarkan pantauan info Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, komoditas ramuan dapur seperti cabe rawit serta telur ayam ras mengalami kenaikan harga, sementara komoditas beras condong memperkuat stabil.
Kenaikan nilai cabe rawit dan telur ayam menjadi perhatian utama para pedagang dan konsumen di pasar-pasar tradisional wilayah Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep. Penyesuaian nilai ini dipicu oleh perubahan pasokan dari tingkat pemasok serta perubahan kondisi cuaca di beberapa wilayah sentra produksi.
Berikut rincian perkembangan nilai komoditas bahan pokok rata-rata di wilayah Madura dan Jawa Timur per Rabu (2/9/2026):
- Cabai Rawit: Mengalami kenaikan sebesar Rp1.300 per kg, sekarang berada di kisaran nilai rata-rata Rp45.000 hingga Rp48.000 per kg tergantung wilayah pasar.
- Telur Ayam Ras: Melonjak sekitar Rp1.900 per kg, merangkak naik ke kisaran Rp27.000 hingga Rp28.500 per kg.
- Beras Premium & Medium: Pasokan beras relatif terjamin stabil. Harga beras medium memperkuat di nomor Rp12.500–Rp13.000 per kg, sedangkan beras kualitas premium stabil di level Rp14.500 per kg.
- Minyak Goreng: Minyak goreng bungkusan sederhana dipatok rata-rata Rp16.500 per liter, sementara minyak goreng curah berada di kisaran Rp20.300 per kg.
- Bawang Merah & Bawang Putih: Menunjukkan pergerakan stabil di nomor Rp24.000 hingga Rp32.000 per kg.
Para pedagang mengimbau para konsumen untuk terus memantau perkembangan nilai harian pasar. Pemerintah wilayah berbareng lembaga mengenai juga memperketat pengawasan stok pangan guna meminimalisasi lonjakan nilai bersambung nan berpotensi menekan daya beli masyarakat Madura.

54 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·