KM/MOH. RAZIN | MUATAN BERISIKO: Truk pengangkut batu melintas di Jalan Asta Tinggi, Sumenep, dengan bak terbuka tanpa penutup muatan.KABAR MADURA | Truk pengangkut batu nan melintas di Jalan Asta Tinggi, Sumenep, menjadi sorotan. Kendaraan dengan bak terbuka itu mengangkut material batu tanpa penutup, sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran pengendara. Muatan batu nan tidak ditutup dan diamankan secara memadai berisiko tercecer alias terjatuh ke badan jalan, terutama ketika truk melaju, mengerem mendadak, maupun melewati jalan nan tidak rata.
Seorang pengguna jalan, Rahman, menilai pengangkutan material batu semestinya memperhatikan aspek keselamatan. Menurutnya, pengemudi tidak cukup hanya memastikan muatan terangkut, tetapi juga wajib mencegah material membahayakan orang lain.
“Kalau membawa batu seperti itu, semestinya ditutup dan diamankan dengan baik. Jangan sampai materialnya jatuh dan membahayakan pengendara lain,” kata Rahman, Kamis (29/10/2026).
Rahman mengingatkan, material nan terjatuh dari kendaraan berat dapat memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor nan melintas di belakang alias di samping truk.
“Keselamatan di jalan tidak boleh dianggap enteng. Ini menyangkut jiwa seseorang,” ujarnya.
Persoalan ini menuntut perhatian serius, bukan sekadar menunggu terjadinya kecelakaan. Pengangkutan material dengan muatan nan tidak diamankan secara layak perlu menjadi perhatian petugas, terutama jika kendaraan tersebut kerap melintas di jalur nan sama.
Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ach. Putrawardana, mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Nanti bakal kami koordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas guna melakukan tindakan sesuai dengan prosedur,” ucapnya. (ara/waw)

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·