Selokan di Kamal Dipenuhi Sampah, Warga Duga Kiriman dari Pasar

2 jam yang lalu 2

BANGKALAN, koranmadura.com – Hujan pertama nan mengguyur Bangkalan membikin selokan di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dipenuhi sampah, Rabu, 28 Oktober 2026.

Salah seorang penduduk Desa Banyuajuh, Syamsul Arifin, mengatakan sampah nan menumpuk di sungai tersebut diduga tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar. Sebagian sampah terbawa arus air dari sejumlah kawasan, mulai dari wilayah utara hingga selatan.

Menurutnya, sampah dari area pasar dan sekitar jembatan, termasuk di dekat pondok pesantren, turut terbawa arus hingga bermuara ke laut melalui sungai tersebut.

“Yang banyak sampai ke sini, dari pasar sampai jembatan dekat pondok itu, larinya ke sini semua, sampai ke laut,” ujarnya, Kamis, 29 Oktober 2026.

Syamsul menjelaskan, penumpukan sampah menjadi persoalan nan kerap terjadi setiap tahun, terutama saat hujan turun dan debit air sungai meningkat. Dalam kondisi tertentu, permukaan air apalagi disebut dapat naik hingga ke bagian atas sungai.

Kondisi tersebut membikin penduduk kudu turun tangan agar tumpukan sampah tidak semakin menghalang aliran air.

Warga berupaya mengatasi persoalan itu secara gotong royong dengan mendorong sampah agar kembali terbawa arus. Namun, upaya tersebut belum bisa menyelesaikan masalah secara menyeluruh lantaran sampah terus berdatangan dari area lain.

“Kalau tidak didorong, sampahnya tidak jalan,” tuturnya.

Syamsul menilai, sampah nan menumpuk di sungai Banyuajuh tidak seluruhnya berasal dari aktivitas penduduk setempat. Sebagian sampah diduga terbawa dari luar area sehingga masyarakat Banyuajuh turut menanggung dampaknya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0