Tiga Hari Pencarian, Lansia Pikun di Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan

4 jam yang lalu 1

SAMPANG, koranmadura.com – Setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan, Ibu Sidah (76), lansia penderita pikun asal Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin menyampaikan bahwa korban nan dilaporkan lenyap sejak empat hari lampau tersebut akhirnya sukses dievakuasi dari area persawahan setempat.

“Tim SAR Gabungan sudah menemukan Korban orang lenyap sejak empat hari nan lalu,” kata Mohammad Hozin, Kamis, 17 September 2026 hari ini.

Hozin membeberkan, pada hari ketiga operasi nan dimulai sejak pukul 07.30 WIB, tim SAR membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 bekerja menyisir area darat dan persawahan, sedangkan SRU 2 melakukan pencarian di sepanjang tambak hingga alur sungai.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 10.00 wib, korban orang lenyap ditemukan di area persawahan, namun kondisinya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dari letak penyisiran dan diserahkan kepada pihak family di rumah duka. Operasi pencarian nan melibatkan belasan personel campuran dari BPBD Sampang, TNI-Polri, abdi negara Kecamatan Jrengik, Perangkat Desa, Destana Margantoko, serta penduduk lokal resmi ditutup.

“Kini operasi pencarian orang lenyap sudah selesai dan dibubarkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban terakhir kali terlihat oleh penduduk melangkah menuju area persawahan pada Minggu, 13 September 2026, dengan mengenakan busana kuning dan kerudung sarung merah. Karena tak kunjung kembali hingga petang, pihak desa mengumumkan hilangnya korban hingga mengerahkan tim SAR gabungan. (Muhlis/Fine)

Selengkapnya