Tanaman Tembakau Diduga Dirusak Oknum Pemuda, Polisi Cek Lokasi

2 jam yang lalu 1

PAMEKASAN, koranmadura.com – Polres Pamekasan bergerak sigap menindaklanjuti unggahan viral di media sosial mengenai dugaan perusakan tanaman tembakau milik penduduk di Kelurahan Barurambat Timur (Bartim), Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Melalui personel Bhabinkamtibmas Polsek Pademawu, kepolisian langsung mendatangi letak untuk memverifikasi info nan beredar sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menyampaikan bahwa pengecekan segera dilakukan sesaat setelah pihaknya menerima kejuaraan nan ramai diperbincangkan warganet.

“Personel langsung mengecek letak dan meminta keterangan dari pemilik lahan serta Ketua RT,” katanya, Senin, 27 Juli 2026 hari ini.

Hasil pengecekan di lapangan mengonfirmasi bahwa lahan tembakau tersebut merupakan milik Misli (50), penduduk Kampung Pangtelloh, nan ditanam di lahan percatoran Kelurahan Barurambat Timur, RT 001/RW 002, persis di depan instansi kelurahan. Peristiwa perusakan itu pertama kali diketahui korban pada Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak menyiram tanaman.

Dari hasil pemeriksaan awal, kerusakan tidak terjadi secara menyeluruh pada area perkebunan.

“Yang rusak sekitar tiga lembar daun pucuk dan beberapa daun bagian bawah,” ujar Yoni.

Di sekitar letak kejadian, petugas turut menemukan botol jejak minuman keras (miras). Berdasarkan verifikasi lapangan, kerusakan diduga kuat dilakukan oleh oknum pemuda nan kerap nongkrong di area tersebut pada malam hari.

Keterangan Ketua RT 001/RW 002 Kelurahan Barurambat Timur juga menguatkan perihal itu. Ruas jalan di depan instansi kelurahan memang kerap dijadikan tempat berkumpul sekelompok pemuda dari luar wilayah Bartim mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Bahkan, penduduk dan tokoh masyarakat setempat sebelumnya telah mengoleskan oli jejak di sepanjang tempat duduk area tersebut sebagai langkah pencegahan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Polsek Pademawu dipastikan memploting personel untuk meningkatkan patroli rutin di letak pada jam-jam rawan. Petugas bakal memberikan imbauan secara humanis namun tegas agar tidak ada lagi tindakan pemuda nan meresahkan warga.

“Patroli bakal kami tingkatkan untuk mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Polres Pamekasan turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah memperkirakan alias terprovokasi narasi liar di media sosial. Warga diminta tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan segera melapor ke Polsek terdekat alias Bhabinkamtibmas andaikan menemukan potensi gangguan kamtibmas. (Sudur/Fine)

Selengkapnya