KABAR MADURA | Ruang kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Konang 4, Kecamatan Konang, Bangkalan, roboh pada Kamis (30/7/2026). Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa lantaran ruang kelas telah dikosongkan beberapa hari sebelumnya setelah kondisi gedung dinilai membahayakan.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengatakan bahwa gedung nan roboh merupakan ruang kelas VI nan berada berdampingan dengan ruang guru. Kondisi gedung itu memang sudah lama mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan nan cukup parah.
“Memang kondisi gedung sudah lama rusak dan tergolong parah,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Ali Yusri menjelaskan, pihak sekolah telah melaporkan kondisi gedung itu pada Senin lampau (27/7/2026). Menindaklanjuti laporan itu, Dispendik Bangkalan langsung menginstruksikan agar tiga ruang nan terdampak segera dikosongkan demi menghindari akibat terhadap keselamatan pembimbing maupun siswa.
“Untungnya pada Senin kemarin pembimbing melaporkan kepada saya, kemudian saya meminta tiga kelas itu untuk dikosongkan,” ungkapnya.
Beberapa hari setelah ruang kelas dikosongkan, gedung itu akhirnya roboh. Karena saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar di lokasi, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Agar proses belajar mengajar tetap berjalan, para siswa untuk sementara dipindahkan ke rumah penduduk nan berada di sekitar sekolah.
“Sementara aktivitas belajar mengajar dipindah ke rumah warga,” ungkapnya.
Selain memindahkan aktivitas belajar, Dispendik Bangkalan juga telah berkoordinasi dengan pihak mengenai untuk menghadirkan tenda darurat nan bakal difungsikan sebagai ruang kelas sementara hingga gedung baru selesai dibangun.
“Saya sudah koordinasi dan meminta bantuan. Rencananya dalam waktu dekat bakal diberikan support tenda sebagai kelas sementara,” jelasnya.
Terkait pembangunan gedung baru, Ali Yusri mengungkapkan, pihaknya sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Bahkan, nota kesepahaman (MoU) mengenai rencana pembangunan juga telah ditandatangani.
“Sebelumnya sudah koordinasi dengan bagian di Kemendikdasmen dan sudah meneken MoU. Rencananya bakal dibangun tahun ini, meski untuk kepastian waktunya tetap menunggu pelaksanaan,” pungkasnya. (fik/zul)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·