
KABAR MADURA | Momentum pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan membawa angan baru bagi insan pers. Hal itu mencuat usai Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat menggelar silaturahmi dengan para wartawan, Rabu (19/8/2026).
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Hairul Anam, menegaskan pentingnya keterbukaan info publik sebagai pondasi utama dalam membangun sinergitas nan sehat antara abdi negara penegak norma dan awak media.
Harapan tersebut dia titipkan secara unik kepada AKBP Wahyu Hidayat nan belum sebulan menakhodai Polres Pamekasan. Menurut Anam, kepolisian hendaknya mempunyai pola komunikasi inklusif dalam membagikan info publik.
Menurut Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur itu, akses komunikasi nan transparan dan inklusif diyakini menjadi kunci utama menciptakan suasana kemitraan nan harmonis.
“Bagi wartawan, tentu nan sangat diharapkan dari ketua kepolisian adalah keterbukaan informasi. Kalau sinergitas antara kepolisian dan wartawan terjalin dengan baik, insyaAllah baik pula untuk Pamekasan,” terangnya.
Lebih lanjut, Asesor UKW Dewan Pers itu menyinggung prinsip dari semboyan “Polri untuk Masyarakat” nan selama ini menjadi janji lembaga kepolisian.
Slogan tersebut, menurutnya, mempunyai benang merah nan sangat kuat dengan kode etik serta prinsip universal jurnalistik, ialah mengabdi pada kepentingan publik (public interest).
Titik jumpa antara tugas kepolisian dan kerja-kerja jurnalistik terletak pada muara nan sama, ialah kepentingan masyarakat.
Dari sisi Polri, terang pengajar UNIBA Madura itu, semboyan “Polri untuk Masyarakat” menuntut jejeran kepolisian untuk datang sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan publik secara transparan serta akuntabel.
“Dari sisi jurnalistik, etik universal pers menetapkan bahwa kewenangan masyarakat untuk mengetahui (right to know) adalah kebenaran tertinggi,” paparnya.
Menurut jebolan Universitas Annuqayah itu, media bekerja menyuarakan kebenaran demi kemaslahatan warga. Ketika kepolisian membuka kran info secara luas, Polri sejatinya sedang menjalankan komitmen Pelayanan Publiknya.
Di saat nan sama, wartawan dapat menjalankan kegunaan kontrol sosial dan penyebaran info nan jeli demi kepentingan masyarakat umum.
Melalui keterbukaan info dari AKBP Wahyu Hidayat beserta jajarannya, sinergi antara Polres Pamekasan dan para pemburu buletin diharapkan tidak sekadar menjadi hubungan formalitas.
“Melainkan mewujud dengan kerjasama nyata dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas Wilayah Pamekasan,” tekannya. (fit/zul)

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·