SURABAYA,KORANMADURA.COM – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim), Said Abdullah menegaskan anak muda masa sekarang mempunyai pengalaman nan berbeda jauh dengan era generasi boomer saat tetap muda.
Anak muda masa kini, ialah generasi Y dan Z, dan generasi awal gen A telah hidup dalam “dua dunia”, ialah bumi nyata dan bumi digital.
Menurutnya, akses digital telah menjadi jembatan anak – anak muda masa sekarang menjangkau seluruh dunia, menjumpai beragam peristiwa dan pengalaman nan jauh lebih komplek dibanding generasi boomer saat muda.
Itulah sebabnya, anak- anak muda masa sekarang bisa jauh lebih kritis mencerna keadaan.
Bahkan mereka bisa membandingkan dengan situasi diberbagai wilayah.
“Karena itu dibutuhkan pola komunikasi nan dialogis dengan anak muda masa kini,” terang politisi kelahiran Sumenep, Madura ini.
Atas dasar itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dalam dua tahun terakhir menghelat forum RedTalk.
“RedTalk kami kemas sebagai langkah kami mendengar bunyi anak muda. Bagi kami, bunyi anak muda adalah bunyi idealisme, mereka belum terikat dengan beragam kepentingan,” ujar Said nan juga politisi Senior PDI Perjuangan ini.
RedTalk di tahun kedua ini, bakal di gelar hari Sabtu 25 Juli 2026 bertempat di Malang Creative Center.
Dialog bakal membincangkan tentang Indonesia Punya Kita, bukan hanya milik segelintir elit politik maupun ekonomi.
Bagaimana khayalan anak anak muda tentang Indonesia masa depan, tantangannya, dan kritik terhadap perilaku antar generasinya.
Sebagai pemantik dialog, RedTak menghadirkan sejumlah tokoh pemuda, antara lain; Dr Selvi Asna Prestianawati Dosen FEB Unibraw, Dr Suko Widodo Dosen Fisip Unair, Abdel Achrian Komika, Dewangga Komika.
Ada pula pemantik obrolan berlatar belakang aktivis, antara lain; Kafitan Aidil Fitra Sukirman BEM Unibraw, Aryo Bimo Soebagio Wakil Koordinator BEM se Malang Raya, Mochamad Ali Firdaus Pengurus Cabang GMNI Kota Malang, Benny Miftahul Arifin Ketua Cabang PMII Kota Malang.
“Kami membujuk segenap anak muda di Malang Raya untuk berbincang bersama, mencintai Indonesia dengan menceritakan sejumlah gagasan, tentang pendidikan, kebebasan akademik, masa depan perekonomian, ruang kreatif, dan sejumlah perihal nan menjadi kegelisahan anak anak muda saat ini,” pungkasnya. (LEX)

2 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·