Sumenep, (Madura Today) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus mempercepat transformasi pelayanan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan modernisasi akomodasi medis.
Hal itu dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan nan cepat, aman, dan berkualitas,
Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu untuk meningkatkan mutu jasa sekaligus memperkuat branding sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Madura.
Peningkatan kualitas SDM menjadi konsentrasi utama lantaran pelayanan kesehatan modern tidak hanya berjuntai pada kecanggihan teknologi, tetapi juga kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan nan berinteraksi langsung dengan pasien.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa investasi terbesar rumah sakit saat ini diarahkan pada pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan, training profesional, dan peningkatan kapabilitas sesuai perkembangan pengetahuan kedokteran.
“SDM merupakan kekuatan utama rumah sakit. Karena itu kami terus meningkatkan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan agar bisa memberikan pelayanan nan semakin profesional, aman, dan sesuai standar pelayanan kesehatan nasional,” ujarnya.
Sebagai rumah sakit rujukan daerah, RSUDMA didukung tenaga kesehatan dari beragam bagian keahlian, mulai master spesialis, master umum, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, hingga tenaga penunjang medis nan bekerja dalam sistem pelayanan terpadu.
Kolaborasi multidisiplin tersebut diterapkan pada seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pemeriksaan awal, penegakan diagnosis, tindakan medis, hingga proses pemulihan pasien.
Model pelayanan terintegrasi ini dinilai krusial untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap jasa kesehatan nan lebih cepat, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Selain penguatan SDM, RSUDMA juga terus mempercepat modernisasi sarana dan prasarana kesehatan melalui pengadaan peralatan medis nan lebih modern serta optimasi teknologi jasa kesehatan.
Pengembangan akomodasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kecermatan diagnosis, efektivitas tindakan medis, serta efisiensi pelayanan sehingga pasien dapat memperoleh penanganan nan lebih baik.
Menurut Erliyati, kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya diukur dari keberhasilan tindakan medis, tetapi juga dari keahlian menghadirkan pelayanan nan humanis dan membangun kepercayaan masyarakat.
“Kami mau setiap pasien mendapatkan pelayanan nan tepat secara medis, sekaligus merasakan pendekatan nan ramah, humanis, dan penuh empati. Keselamatan serta kepuasan pasien bakal selalu menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Transformasi nan dilakukan RSUDMA menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan sektor kesehatan nan semakin kompleks, termasuk meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses jasa kesehatan nan berbobot dan berstandar tinggi.
“Dengan support tenaga kesehatan nan kompeten, akomodasi nan terus berkembang, serta komitmen terhadap peningkatan mutu pelayanan, kami optimistis bisa memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan jagoan masyarakat Madura sekaligus menjadi salah satu pusat jasa kesehatan nan terpercaya di Jawa Timur,” pungkasnya.
Hayat
Hayat adalah wartawan maduratoday.com nan melakukan tugas jurnalistik di Kabupaten Sumenep.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·