Kemendikdasmen Dorong SMSI Jatim Aktif Sosialisasikan Program Pendidikan ke Daerah
LIMADETIK.COM, JAKARTA – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jalan Sudirman, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Rombongan SMSI Jatim diterima langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D, di ruang kerjanya.
Pertemuan tersebut membahas kesempatan kerja sama antara SMSI Jatim dan jejeran Kemendikdasmen untuk mendukung kemajuan pendidikan dasar di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.
Ketua SMSI Provinsi Jawa Timur, Sokip, SH,MH, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara insan pers dengan pemerintah, khususnya dalam bagian pendidikan.
“Kami silaturahmi untuk mempererat kerja sama di kemudian hari. Kami berambisi ada program-program nan bisa dikerjasamakan untuk ikut memajukan pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan dasar,” kata Sokip.
Menurut Sokip, pers mempunyai tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung pembangunan pendidikan. Media tidak hanya menjalankan kegunaan penyebaran informasi, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan beragam program pendidikan kepada masyarakat.
“Kami insan pers juga bertanggung jawab terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Karena itu, media kudu ikut mengambil bagian dalam menyebarluaskan info dan mengedukasi masyarakat,” ujar Sokip nan juga CEO PT Petisi Pancarkan Nasional, pengelola media online petisi.co.
Kunjungan SMSI Jatim ke jejeran Kemedikdasmen tersebut merupakan kali kedua. Pertemuan lanjutan ini menunjukkan adanya komunikasi nan terus dibangun antara organisasi perusahaan media siber dengan lembaga pemerintah nan menangani pendidikan dasar.
Sokip berambisi komunikasi tersebut tidak berakhir pada aktivitas silaturahmi, tetapi dapat dikembangkan menjadi program nyata nan memberikan faedah bagi bumi pendidikan.
Menurut dia, perkembangan teknologi digital membikin media mempunyai jangkauan nan semakin luas. Informasi mengenai kebijakan, program, inovasi, maupun praktik baik di bagian pendidikan dapat disebarluaskan secara sigap melalui media siber.
Karena itu, kerja sama antara lembaga pendidikan dan media dinilai krusial untuk memastikan masyarakat memperoleh info pendidikan nan benar, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara, Gogot Suharwoto mengapresiasi kunjungan pengurus SMSI Jawa Timur. Ia menilai keberadaan media sangat krusial dalam membantu pemerintah menyosialisasikan beragam program pendidikan kepada masyarakat, termasuk hingga ke daerah.
“Sosialisasi program-program Kemendikdasmen ke wilayah kudu dibantu pers. Kebetulan kami aktif berkomunikasi dengan SMSI Jatim,” tegas Gogot.
Menurut Gogot, tantangan pembangunan pendidikan bukan hanya mengenai penyusunan kebijakan dan penyelenggaraan program, tetapi juga gimana info mengenai program tersebut dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat.
Dalam konteks tersebut, media mempunyai posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, orang tua, peserta didik, dan masyarakat.
Media juga dapat membantu mengangkat beragam praktik baik pendidikan dari wilayah sehingga dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. Di sisi lain, pemberitaan nan berimbang dapat menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap penyelenggaraan program pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, Gogot menjamu jejeran pengurus SMSI Jatim. Ikut mendampingi Sokip adalah Tarmuji S.Pd, M.Ikom, Sekretaris, Yuristiarso SIP, MH, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Makruf SIP, MIkom, Wakil Ketua Bidang Riset, Makin Rahmad Ketua Forum Pimred dan Budiono Setiawan Seksi IT.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan mengenai rencana program kerja baru SMSI nan berpotensi dikerjasamakan dengan Kemendikdasmen.
Meski corak program kerja sama tetap dalam tahap pembicaraan, kedua pihak mempunyai kesamaan pandangan mengenai pentingnya keterlibatan media dalam mendukung kemajuan pendidikan.
“Intinya kami menyambut baik kerja sama nan memajukan pendidikan Indonesia,” ujar Gogot.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi ruang kerjasama antara bumi pendidikan dan industri media, terutama dalam memperluas penyebaran info pendidikan, meningkatkan literasi masyarakat, serta memperkenalkan beragam penemuan dan praktik baik pendidikan dasar.
Bagi SMSI Jatim, kerjasama tersebut juga menjadi bagian dari komitmen media siber untuk tidak hanya menjalankan kegunaan jurnalistik, tetapi turut memberikan kontribusi konstruktif terhadap pembangunan sumber daya manusia.
Melalui sinergi pemerintah dan pers, info mengenai pendidikan diharapkan tidak hanya berakhir di tingkat kebijakan, tetapi dapat sampai kepada masyarakat secara luas dan mendorong keterlibatan publik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Penulis : Runni
Editor : Wahyu
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·