Sumenep, (Madura Today) – Dukungan permodalan melalui Kredit Usaha Pedesaan (Kupedes) BRI menjadi salah satu aspek nan membantu Amaluddin mengembangkan upaya produksi tahu di Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Pemilik UD Barokah Jaya tersebut mengaku telah merasakan faedah pinjaman Kupedes BRI sejak 2023. Saat pertama kali mengusulkan pinjaman, Amaluddin mendapat akomodasi angsuran sebesar Rp100 juta untuk memulai dan mengembangkan usahanya.
Seiring meningkatnya kebutuhan produksi, Ia kembali mengusulkan pinjaman pada 2025 sebesar Rp160 juta.
Hasilnya, upaya nan semula dijalankan dengan skala mini sekarang berkembang pesat. Dalam satu kali produksi, omzet UD Barokah Jaya apalagi bisa mencapai Rp11,5 juta.
“Awalnya saya hanya memproduksi sedikit dan omzetnya juga kecil. Sekarang, sekali produksi omzet saya bisa sampai Rp11,5 juta,” kata Amaluddin. Jumat, (30/10/2026).
Perkembangan upaya tersebut juga berakibat pada penyerapan tenaga kerja. Jika pada awal merintis upaya Ia hanya dibantu seorang keponakannya, sekarang Amaluddin telah mempekerjakan 12 orang karyawan.
Menurutnya, pertumbuhan upaya nan dirintis dari skala mini itu tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi orang-orang di sekitarnya.
“Alhamdulillah, upaya nan saya tekuni ini bisa membuka lapangan kerja bagi sanak famili,” imbuhnya.
Amaluddin mengaku berterima kasih bisa mengakses pembiayaan Kupedes BRI. Ia menilai akomodasi pinjaman tersebut sangat membantu perjalanan usahanya hingga bisa berkembang seperti sekarang.
Bahkan, dia berencana kembali mengusulkan pinjaman untuk memperluas upaya dengan membuka bagian baru.
“Saya merasa terbantu dengan pinjaman dari BRI ini. Kalau tidak lantaran pinjaman ini, tidak mungkin saya punya upaya dan upaya saya berkembang. Saya berencana mengusulkan lagi untuk membuka bagian baru,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kupedes BRI merupakan akomodasi angsuran nan ditujukan bagi perorangan maupun badan upaya untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk sektor UMKM. Produk pinjaman ini menyediakan plafon pembiayaan mulai Rp10 juta hingga Rp500 juta.
Hayat
Hayat adalah wartawan Lulusan Terbaik Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Jakarta Tahun 2026.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·