Pimpin Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi Beberkan 16 Penghargaan dan Komitmen Pemerataan Pembangunan

2 jam yang lalu 5

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) saat menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan komitmennya memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga wilayah kepulauan.

Hal itu disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep nan dirangkai dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di depan Masjid Jamik Sumenep, Sabtu (31/10/2026).

Dalam momentum tersebut, Fauzi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Hingga saat ini, pemerintah wilayah telah mengoleksi 16 penghargaan di tingkat regional maupun nasional.

Di hadapan jejeran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua organisasi perangkat wilayah (OPD), dan masyarakat, Fauzi menyampaikan bahwa Hari Jadi ke-757 bukan sekadar peringatan bertambahnya usia daerah.

Lebih dari itu, momentum tersebut kudu menjadi penguat kebersamaan dan semangat seluruh komponen masyarakat dalam membangun Sumenep.

“Atas nama pribadi dan seluruh jejeran Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep kepada seluruh masyarakat, baik nan berada di wilayah daratan maupun kepulauan,” katanya.

Ia berharap, bertambahnya usia Kabupaten Sumenep menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di beragam sektor. Fauzi juga menginginkan Sumenep tumbuh menjadi wilayah nan semakin maju, sejahtera, serta tetap kondusif dan kondusif.

“Semoga Sumenep semakin berkembang, semakin maju, dan semakin sejahtera. Kita juga berambisi wilayah nan kita cintai ini senantiasa berada dalam suasana aman, damai, dan tenteram,” ujarnya.

Menurut Fauzi, keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan area perkotaan. Pemerataan kudu menjadi perhatian utama agar masyarakat di pedesaan dan wilayah kepulauan turut merasakan faedah pembangunan.

“Semangat kebersamaan kudu terus kita perkuat. Kita mau seluruh masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa dan kepulauan, dapat merasakan faedah pembangunan,” tuturnya.

Selain menyampaikan pesan pembangunan, Fauzi juga membujuk masyarakat menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa. Ia menilai keberagaman budaya nan dimiliki Sumenep merupakan kekuatan sekaligus identitas wilayah nan kudu terus dilestarikan.

“Melalui momentum ini, saya membujuk seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya luhur, dan bersama-sama membangun Sumenep agar semakin maju dan berkembang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi mengungkapkan bahwa beragam program pembangunan Pemkab Sumenep dilaksanakan berasas visi dan misi wilayah nan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Sejumlah program tersebut, menurutnya, telah membuahkan hasil dan mendapatkan pengakuan melalui 16 penghargaan di tingkat regional maupun nasional.

Salah satu capaian nan membanggakan adalah penghargaan dari Menteri Pariwisata Republik Indonesia atas terpilihnya salah satu event unggulan Sumenep dalam 125 event Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Pengakuan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah wilayah untuk terus mengembangkan potensi pariwisata dan kebudayaan lokal.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi pariwisata dan kebudayaan daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga sukses meraih Wilwatikta Awards 2026 dalam enam kategori. Penghargaan tersebut meliputi bagian kedaulatan pangan, pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial, pengembangan pariwisata, pengentasan kemiskinan, lompatan pertumbuhan ekonomi, serta kesetaraan gender.

Di bagian tata kelola pemerintahan, Kabupaten Sumenep juga bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) selama sembilan tahun berturut-turut. Fauzi menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja berbareng seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

“Seluruh prestasi nan telah diraih merupakan hasil kerja keras bersama. Ini tidak lepas dari support DPRD, Forkopimda, jejeran pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat nan selama ini ikut berkontribusi dalam pembangunan Sumenep,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Fauzi turut menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, lembaga vertikal, civitas akademika, pelaku usaha, insan media, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat nan telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia berambisi sinergi dan kerjasama nan telah terbangun dapat terus diperkuat untuk mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep. Menurutnya, keberhasilan pembangunan memerlukan support dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

“Dirgahayu Kabupaten Sumenep ke-757. Mari terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen Bismillah Melayani demi Sumenep nan semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya. (nda)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0